05 January 2022, 22:11 WIB

Penumpang di Bandara Lombok Turun 15% Selama 2021


Yusuf Riaman | Nusantara

MI/Yusuf Riaman
 MI/Yusuf Riaman
Penumpang di Bandara Lombok, NTB.

JUMLAH penumpang di Bandara Lombok, Nusda Tenggara Barat (NTB) mengalami penurunan sekitar 15 persen selama 2021 dibandingkan 2020. Jumlah penumpang yang tiba dan berangkat tercatat hanya 1,1 juta pada 2021, sedangkan tahun sebelumnya sebanyak 1,3 juta penumpang.

"Pergerakan pesawat juga mengalami penurunan, dari 15.600 pergerakan pesawat pada 2020 menjadi hanya 13 ribu pergerakan pada 2021, atau turun sekitar 17 persen," ujar General Manager Bandara Lombok Nugroho Jati.

Sebaliknya, untuk pergerakan kargo, terjadi peningkatan sekitar 11  persen. Pada 2021 kargo di Bandara Lombok tercatat 8,3 juta kilogram kargo, sedangkan 2020 hanya ada 7,5 juta kilogram kargo.

Dikatakannya, penurunan jumlah pergerakan penumpang dan pergerakan pesawat ini dipengaruhi oleh pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat pada Juli 2021 lalu. Sedangkan peningkatan kargo ditopang aktivitas logistik selama event World Superbike (WSBK) yang berlangsung di Sirkuit Mandalika pada November 2021.

Selama itu, selama penyelenggaraan Posko Monitoring Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 yang digelar selama 19 hari mulai 17 Desember 2021 hingga 4 Januari 2022, Bandara Lombok tercatat melayani sekitar 75 ribu penumpang. Angka ini turun 11 persen jika dibandingkan dengan jumlah pergerakan penumpang pada periode Nataru 2021 yang mencatat angka 85 ribu penumpang. Sementara pergerakan pesawat mengalami penurunan sebesar 35 persen, dari 1.025 pergerakan pesawat pada periode Nataru 2021 menjadi hanya 659 pergerakan pesawat pada Nataru 2022 kali ini.

Penurunan pergerakan penumpang dan pesawat ini bisa jadi disebabkan animo masyarakat untuk datang ke Lombok pada masa libur Nataru tahun ini tidak sebesar tahun lalu," ujar Stakeholder Relation Manager Bandara  Lombok Arif Haryanto. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT