02 January 2022, 16:15 WIB

TPNPB-OPM kembali Lakukan Provokasi Kibarkan Bendera Bintang Fajar


Emir Chairullah | Nusantara

AFP/Juni Kriswanto.
 AFP/Juni Kriswanto.
Mahasiswa Papua berdemonstrasi untuk kemerdekaan provinsi Papua, di markas polisi di Surabaya pada 1 Desember 2021.

AJAKAN TNI untuk menggunakan pendekatan humanis dalam mengakhiri kekerasan di Papua tampaknya bakal menemui jalan berliku. Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) mengeklaim mengibarkan bendera Bintang Fajar di tiga tempat di Papua sebagai sinyal bahwa perang berlanjut. 

"Pasukan TPNPB di bawah Komando Komandan Operasi Undius Kogeya telah mengibarkan bendera Bintang Fajar di tiga lokasi di Kabupaten Intan Jaya," kata Jubir Komnas TPNPB-OPM Sebby Sambom dalam keterangan persnya, Minggu (2/1).

Sebby menyebutkan, pengibaran dilakukan pada 31 Januari 2021 tepat pukul 24.55 waktu Indonesia timur hingga 1 Januari 2022. "Tembakan peringatan telah dikeluarkan dengan tujuan mengundang TNI-Polri bahwa siap lanjut perang di 2022," tegasnya.

Sebby menyebutkan, pasaukan yang memimpin pengibaran Bintang Fajar yaitu Ruben kobogau, Oni Kobogau, Enos Tipagau, Abeni Kobogau, dan Undius Kogoya sebagai komandan operasi Kodap VIII Intan Jaya. Menurut Sebby, pasukan Undius berencana memperluas daerah operasi perang TPNPB selama tahun ini. 

Baca juga: TPNPB-OPM Akui Satu Anggotanya Tewas Tertembak Aparat TNI di Yahukimo

"Kami meminta kodap-kodap lain dari 34 kodap Sorong sampai Merauke menyesuaikan," jelasnya. Sebby menambahkan, pasukan Undius akan terus melawan pasukan TNI-Polri sampai kemerdekaan bangsa Papua. "Kami tidak takut pasukan TNI-Polri," pungkasnya. (OL-14)

BERITA TERKAIT