30 December 2021, 18:51 WIB

Jelang Tahun Baru, Harga Sembako di Lembata Naik Hingga 100%


Alexander P Taum | Nusantara

ANTARA/Sigid Kurniawan
 ANTARA/Sigid Kurniawan
Telur ayam.

HARGA bahan kebutuhan pokok (sembako) di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, melonjak tajam hingga 100 persen menjelang tahun baru 2022. Bahkan telur ayam raib dari pasaran.

Kenaikan harga sembako ini dipicu terhambatnya distribusi barang akibat cuaca buruk yang melanda Lembata sepekan belakangan. Pantauan Media Indonesia, Kamis (30/12) di pertokoan maupun kios yang  biasa menjual telur ayam, tidak menemukan satupun toko menjual telur  ayam.

Pedagang mengaku, kelangkaan telur ayam disebabkan cuaca  ekstrem yang terjadi sepakan terakhir. Harga telur ayam naik dari harga Rp45 ribu menjadi Rp85 ribu per papan. Sedangkan minyak goreng semula Rp75 ribu per liter, kini melonjak tajam hingga Rp110 ribu.

Mahalnya harga sembako di Lembata mempersulit warga yang bersiap menyambut Tahun Baru. Rahman, warga kota Lewoleba yang juga sebagai pemilik warung makan mengeluh melambungnya harga mempersulit konsumsi rumah tangganya. Bahkan, usaha warung yang dijalani juga merosot.

"Sekarang telur ayam langka dan saat ini tidak ada lagi stok di setiap kios. Jika ada itu pun harganya jauh melambung dan terpaksa harus di belikarena kebutuhan untuk melayani konsumen kami di warung," jelas Rahman. (OL-15)

BERITA TERKAIT