27 December 2021, 22:55 WIB

Bupati Sidoarjo Dorong Percepatan Pencairan BNPT


Heri Susetyo | Nusantara

DOK MI
 DOK MI
Ilustrasi 

BUPATI Sidoarjo, Jawa Timur, Ahmad Muhdlor mendorong percepatan pencairan bantuan pangan non-tunai (BPNT). Hal tersebut untuk membuka peluang perekonomian bisa berjalan.

Menurut Muhdlor, beberapa hari lagi sudah pergantian tahun ke 2022. Sementara BPNT juga sudah beberapa bulan tidak cair, sehingga akan diberikan dirapel sekaligus di akhir tahun ini.

"Jadi kalau diberikan beras tidak efektif, sehingga dibuka peluang berupa tunai supaya perekonomian jalan," kata Muhdlor di sela penyaluran BPNT di Kantor Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo, Senin (27/12).

Muhdlor berharap kepada bank BNI dan juga beberapa agen Dinsos, PKH supaya secepatnya melakukan percepatan pencairan bantuan. Hal ini penting agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat kurang mampu yang berhak.

"Bantuan Ini akan diarahkan pemberian tunai. Camat dikumpulkan untuk selesaikan tugas baik benar tuntaskan baik efeknya baik. Dan kepada warga agar bersabar karena jumlahnya banyak dirapel selama beberapa bulan," kata Muhdlor.

Sekretaris Ditjen Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Kementerian Sosial Robben Rico mengatakan, mekanisme pemberian bansos tersebut diberikan dalam bentuk tunai karena untuk menggerakkan perekonomian masyarakat. Pencairan bantuan itu diharapkan selesai hingga akhir tahun. "Seperti dikatakan Bupati, semuanya diharapkan disalurkan tunai supaya bermanfaat untuk ekonomi warga," kata Robben. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT