25 December 2021, 18:30 WIB

Hujan Deras Sebabkan Longsor di Garut, Jalan Utama Garut-Tasikmalaya tak Bisa Dilalui 


Adi Kristiadi | Nusantara

MI/Adi Krstiadi
 MI/Adi Krstiadi
Material longsor menutup jalan utaam Garut-Tasikmalaya

HUJAN deras yang mengguyur wilayah Jawa Barat mengakibatkan longsor di Kabupaten Garut yang menyebabkan ruas jalan utama menuju Tasikmalaya tertimbun material longsor. Longsor terjadi di Kampung Cigangsang, Desa Sukamaju, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Sabtu (25/12) sekitar pukul 16.40 WIB. Kejadian itu menyebabkan kemacetan panjang di kedua jalur. 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Becana Daerah Kabupaten Garut, Satria Budi mengungkapkan, tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut. Tetapi, kemacetan panjang harus dialami pengendara, bak dari arah Garut maupun arah Tasikmalaya. 

"Hujan deras yang terjadi telah menyebabkan sebuah tebing setinggi 30 meter longsor dan menutup akses alternatif jalan utama provinsi Jabar. Akan tetapi, sampai sekarang ini arus kendaraan dari Garut menuju Tasikmalaya tak bisa dilalui karena kondisinya terputus total tapi berbagai upaya masih dilakukan petugas gabungan dari TNI, Polri, relawan dan warga menggunakan alat manual sambil menunggu alat berat," katanya, Sabtu (25/12). 

Tebing yang longsor, lanjut Satria, menutup jalan tersebut sepanjang 80 meter dan ketebalan tanah 2 meter. 

Baca juga : Indonesia Berhasil Suntik Vaksin Dosis Lengkap kepada 110 Juta Orang

"Kami sekarang masih menunggu alat berat ke lokasi kejadian, karena petugas gabungan tak bisa melakukan evaluasi material longsor dan kondisinya cukup tebal. Akan tetapi, selama ini berbagai upaya yang dilakukan petugas di lapangan bagi kendaraan yang tidak terjebak boleh memutar balik tapi bagi bus memang harus bertahan menunggu proses evakuasi," ujarnya. 

BPBD bersama TNI dan Polri dibantu warga langsung berupaya melakukan pembersihan material longsor menggunakan alat manual seperti cangkul, sekop dan golok untuk memotong pohon dan membersihkan material longsor. 

"Kami meminta petugas kepolisian supaya melakukan pengaturan arus terutamanya bagi kendaraan supaya mereka bisa memutar balik mencari jalan lain. Karena, akses jalan utama masih tertutup material longsor dan berbagai upaya sekarang tetap dilakukan supaya akses jalan tersebut bisa dilalui kembali tetapi bagi pengendara harus selalu waspada," paparnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT