24 December 2021, 17:00 WIB

Daftar 55 Pelat Nomor Kendaraan Seluruh Kota di Indonesia


Muhammad Bintang Rizky | Nusantara

Antara/Darwin Fatir.
 Antara/Darwin Fatir.
Pemilik kendaraan mengambil plat nomor polisi di loket penyerahan pelat TNBK kantor Samsat Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

SETIAP kendaraan, baik mobil maupun sepeda motor, harus memakai pelat tanda nomor kendaraan bermotor (TNBK) atau nomor polisi sebagai identitasnya. Jika tidak memakainya, pengendara diberhentikan dan ditilang polisi.

Setiap daerah memiliki pelat nomor polisi kendaraan berbeda. Bukan hanya beda kota tetapi di Jakarta pun sudah dibedakan di huruf belakang. Jika kendaraan yang dibeli di Jakarta Timur, huruf bagian belakang pelat nomor akan diawali dengan huruf T. Contoh lagi, huruf bagian belakang pelat nomor Jakarta Barat yaitu B, Jakarta Selatan S, Jakarta Pusat P, dan Jakarta Utara U.

Kode Pelat Nomor Polisi Kendaraan 

1. AA
Pelat kendaraan bermotor AA berlaku di daerah Jawa Tengah, khususnya daerah Kedu, Purworejo, Temanggung, Magelang, Wonosobo, dan Kebumen. 

2. AD
Selain itu, ada wilayah Jawa Tengah yang menggunakan dalam pelat nomor AD yakni Boyolali, Klaten, Wonogiri, Sukoharjo, Surakarta, Karanganyar, dan Sragen. 

3. K
Pelat K menjadi kode nomor polisi di Jawa Tengah untuk daerah Cepu, Pati, Kudus, Jepara, Grobogan, Rembang, dan Blora. 

4. R
Wilayah-wilayah di Jawa Tengah yang memiliki pelat nomor polisi dengan kode depan R yaitu Banjarnegara, Banyumas, Cilacap, dan Purbalingga. 

5. G
Kendaraan dengan pelat nomor polisi kode G di depannya berarti berasal dari daerah Brebes, Pemalang, Batang, Tegal, dan Pekalongan. 

6. H
Ada empat daerah di Jawa Tengah yang memiliki kode pelat nomor H yaitu Salatiga, Semarang, Kendal, dan Demak. 

7. AB 
Pelat nomor polisi ini khusus wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Akan tetapi memiliki kode belakang berbeda di setiap daaerahnya. Kota Yogyakarta menggunakan kode A/H/F untuk kode akhir pelat nomor. Bantul menggunakan B/G, Kulon Progo C, Gunung Kidul D/W, dan Sleman E/N/Y/U/Z/Q. 

8. D
Untuk Jawa Barat, kendaraan dengan pelat nomor polisi kode D di depan berarti berasal dari Bandung, Bandung Barat, dan Cimahi. 

9. F
Untuk kendaraan dengan kode depan F berarti berasal dari Bogor, Sukabumi, dan Cianjur. 

10. E
Nomor pelat kendaraan dengan awalan huruf E berasal dari daerah Kuningan, Cirebon, Majalengka, dan Indramayu. 

11. Z
Kode nomor polisi kendaraan Z dipakai untuk mobil dan sepeda motor dari Banjar, Garut, Ciamis, Tasikmalaya, dan Sumedang. 

12. T
Kode T diberikan untuk kendaraan bermotor yang berasal dari Subang, Purwakarta, dan Karawang.

13. A
Sama seperti Daerah Istimewa Yogyakarta, Banten juga hanya memiliki satu kode nomor polisi kendaraan bermotor, yaitu A. Wilayah di Banten yang menggunakan kode A antara lain Tangerang, Cilegon, Lebak, Serang, dan Pandeglang. 

14. B
DKI Jakarta hanya memiliki satu kode pelat nomor polisi kendaraan bermotor, yaitu B. Wilayah yang menggunakan kode B ini yaitu DKI Jakarta, Bekasi, dan Depok. 

15. AG
Di Jawa Timur, pelat AG merupakan kode nomor polisi kendaraan yang berasal dari Tulungagung, Kediri, Blitar, Trenggalek, dan Nganjuk. 

16. AE
Kendaraan dengan kode pelat AE ialah mobil dan motor dari kota Ngawi, Madiun, Pacitan, Ponorogo, dan Magetan. 

17. L
Pelat L menjadi kode nomor polisi kendaraan yang dipakai untuk daerah ibu kota Jawa Timur, Surabaya. 

18. M
Pelat M merupakan kode nomor polisi kendaraan yang diberikan untuk Pulau Madura. Daerah yang menggunakan pelat M antara lain Madura, Bangkalan, Sampang, Sumenep, dan Pamekasan. 

19. N
N merupakan pelat kendaraan bermotor di Jawa Timur yang berasal dari kota Malang, Pasuruan, Probolinggo, Batu, dan Lumajang. 

20. S
Pelat S dari Jawa Timur dikenal sebagai nomor polisi kendaraan yang berasal dari Tuban. Namun, ada juga kota lain yang menggunakan pelat S yaitu Jombang, Bojonegoro, Lamongan, dan Mojokerto. 

21. W
Hanya ada dua kota di Jawa Timur yang menggunakan kode pelat W, yaitu Gresik dan Sidoarjo. 

22. P
Mobil, motor, truk, dan lainnya yang menggunakan kode P pada nomor polisinya berarti berasal dari Banyuwangi, Besuki, Bondowoso, Jember, dan Situbondo. 

23. DK
Kini untuk daerah Bali, kode depan pelat nomor polisinya hanya ada satu, yaitu DK. 

24. ED
Huruf ED ada pada pelat nomor daerah untuk kendaraan dari Sumba Timur dan Sumba Barat. 

25. EA
EA menjadi kode pelat nomor polisi yang diberikan untuk daerah Sumbawa, Bima, Dompu, dan Sumbawa Barat. 

26. EB
Ada sembilan wilayah di Nusa Tenggara yang menggunakan kode EB untuk kendaraan bermotornya. Daerah tersebut ialah Alor, Lembata, Sikka, Ende, Ngada, Flores Timur, Flores, Manggarai, dan Manggarai Barat. 

27. DH
Kendaraan bermotor yang menggunakan kode pelat DH di bagian depannya menandakan ia berasal dari Rote Ndao, Kupang, Timor, Timor Tengah Selatan, dan Timor Tengah Utara. 

28. DR
DR ialah pelat nomor kendaraan yang dipakai untuk daerah Lombok, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Barat, dan Mataram. 

29. KU
Sesuai dengan singkatan nama areanya, pelat nomor daerah untuk Kalimantan Utara yaitu KU.

30. KT
Kendaraan dengan pelat nomor polisi KT menandakan ia berasal dari area Kalimantan Timur.

31. DA
Hanya kode pelat nomor daerah Kalimantan Selatan yang tidak sesuai dengan singkatan nama daerahnya, yaitu DA.

32. KB
Untuk area Kalimantan Barat, kode pelat nomor polisi yang digunakan yaitu KB.

33. KH
Kode pelat nomor polisi KH menunjukkan bahwa kendaraan bermotor berasal dari area Kalimantan Tengah. 

34. DC
Untuk area Sulawesi Barat, kendaraan bermotor menggunakan kode pelat nomor DC.

35. DD
Ini merupakan pelat nomor kendaraan bermotor untuk area Sulawesi Selatan.

36. DN
Untuk wilayah Sulawesi Tengah, kendaraan bermotor akan diberikan kode pelat nomor DN.

37. DT 
Kendaraan dengan kode pelat nomor DT berasal dari area Sulawesi Tenggara.

38. DL
Ini pelat nomor kendaraan untuk area Sitaro, Talaud, dan Sangihe.

39. DM 
Untuk daerah Gorontalo, kendaraan bermotor akan diberikan kode pelat nomor DM.

40. DB
Pelat nomor kendaraan untuk area Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Timur, Bolaang Mongondow Selatan, Manado, Tomohon, Minahasa, dan Bitung. 

41. BA
Di Sumatra Barat, kode pelat nomor polisi menggunakan BA.

42. BB
BB ialah nomor kode pelat nomor untuk daerah Sumatra Utara bagian barat. 

43. BD
Bengkulu memiliki pelat nomor kendaraan BD.

44. BE
Daerah di Sumatra yang menggunakan nomor kode ini yaitu Lampung.

45. BG
BG menjadi kode pelat kendaraan bermotor yang berasal dari Sumatra Selatan.

46. BH
Kode nomor polisi kendaraan BH untuk daerah Jambi.

47. BK
Kode BK dipakai untuk kendaraan bermotor daerah Sumatra Utara bagian timur.

48. BL  
Kode BL digunakan untuk pelat nomor kendaraan untuk Aceh.

49. BM 
Pelat nomor kendaraan untuk Riau.

50. BN
Pelat nomor kendaraan untuk area Bangka Belitung. 

51. BP
Kode pelat untuk Kepulauan Riau.

Baca juga: Pengertian Habitat dan Perbedaannya dengan Ekosistem

52. DE
Kode DE merupakan kode pelat nomor untuk kendaraan bermotor dari Maluku.

53. DG 
Kode DE digunakan untuk kendaraan bermotor asal Maluku Utara. 

54. PA
Untuk area Papua, kendaraan bermotor akan diberi kode pelat nomor PA.

55. PB
Terakhir, untuk Papua Barat kendaraan bermotor akan menggunakan kode pelat PB. (OL-14)

BERITA TERKAIT