23 December 2021, 19:50 WIB

Stasiun Yogyakarta dan Solo Balapan Sediakan Layanan Tes PCR


Ardi Teristi | Nusantara

 ANTARA/Andreas Fitri Atmoko
  ANTARA/Andreas Fitri Atmoko
 Sejumlah penumpang kereta api berjalan setibanya di Stasiun Tugu, Yogyakarta.


PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta menghadirkan layanan tes PCR dengan harga Rp195.000 di Stasiun Yogyakarta dan Solo Balapan mulai 23 Desember 2021.

Manajer Humas KAI Daop 6, Supriyanto mengatakan, hadirnya  layanan tes PCR di Stasiun ini merupakan salah satu upaya KAI memberikan peningkatan pelayanan kepada pelanggan di masa liburan Natal dan Tahun Baru.

"Layanan ini hadir guna membantu masyarakat dalam melengkapi persyaratan  untuk naik kereta api di masa Nataru khususnya pelanggan dengan usia di bawah 12 tahun. Mereka diwajibkan menunjukkan hasil negatif tes PCR mulai 24 Desember," ujar Supriyanto, di Stasiun Yogyakarta, Kamis (23/12).

Layanan tes PCR juga akan hadir di stasiun-stasiun yang lain, seperti
Stasiun Lempuyangan mulai 25 Desember.

Supriyanto menyebutkan, sebanyak 11 Stasiun yang akan melayani tes PCR mulai 23 Desember, yaitu Gambir, Pasar Senen, Bandung, Kiaracondong, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Babakan, Semarang Tawang, Yogyakarta, Solo Balapan, dan Surabaya Pasar Turi.

Mulai 24 Desember, sebanyak 6 stasiun akan melayani tes PCR, yaitu Cirebon, Purwokerto, Surabaya Gubeng, Malang, Madiun, dan Jember.

"Nantinya jumlah stasiun yang akan melayani tes PCR di Stasiun akan
ditambah secara bertahap," ujar Supriyanto.

Layanan tes PCR di stasiun ini merupakan wujud Sinergi BUMN antara KAI
dengan Rajawali Nusantara Indonesia melalui anak usahanya Rajawali Nusindo serta Indofarma melalui anak usahanya Farmalab Indo utama,
serta pihak lain.

Untuk dapat melakukan tes PCR di stasiun, calon pelanggan harus menunjukkan kartu identitas dan tiket atau kode booking KA Jarak Jauh yang sudah dibayarkan. Hasil tes PCR akan keluar maksimal 1x24 jam setelah pengambilan sampel melalui email pelanggan serta sudah terintegrasi dengan aplikasi Peduli Lindungi.

"Calon pelanggan agar memperhitungkan waktu tes dan keberangkatannya agar masa berlaku hasil tes PCR-nya masih valid," ujar Supriyanto. (N-2)

BERITA TERKAIT