23 December 2021, 10:15 WIB

Stok Pangan di Temanggung Cukup, Warga Tak Perlu Khawatir


Tosiani | Nusantara

MI/Lina Herlina
 MI/Lina Herlina
Stok bahan pangan di Kabupaten Temanggung, Jateng lebih dari cukup hingga akhir tahun.

KETERSEDIAAN bahan makanan pokok di wilayah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah dipastikan aman dan cukup untuk konsumsi masyarakat saat menghadapi Perayaan Natal tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 mendatang. Di samping itu, stabilitas harga dan inflasi juga terpantau cukup baik.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Temanggung Heri Ibnu Wibowo, Kamis (23/12). Berdasarkan pemaparan saat Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Nataru yang dilakukan sehari sebelumnya, Rabu (22/12), menurut Bowo ketersediaan komoditas beras bahkan mencapai 336.600 kilogram (kg). Padahal kebutuhan beras per kapita hanya di kisaran 1.011,55 kg.

Komoditas lainnya seperti bawang putih tersedia stok hingga 5.000 kg dengan kebutuhan per kapita hanya di angka 307,31 kg. Stok bawang merah mencapai 9.000 kg dengan kebutuhan konsumsi 386,53 kg per bulan. Daging ayam tersedia stok 758.000 kg, padahal kebutuhan per bulan hanya 113,64 kg. Daging sapi dan kerbau masih ada 40.500 kg dengan kebutuhan per kapita 7,20 kg.

Sedangkan komoditas cabai besar tersedia 24.400 kg dengan angka kebutuhan konsumsi masyarakat per bulan di kisaran 17,61 kg. Cabai rawit tersedia 324.300 kg dengan kebutuhan per bulan 39,21 kg. Cabai keriting tersedia 394.500 kg dengan angka konsumsi 21,61 kg per bulan. Stok telur ada 805.770 kg dengan kebutuhan 1.482,11 kg per bulan.

"Persediaan tersebut telah diperkirakan mencukupi untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi masyarakat pada saat Natal dan Tahun Baru,"ujar Wabup.

Kemudian, lanjut Bowo, berdasarkan pengecekan lapangan Dinas Koperasi Perdagangan dan UKM Kabupaten Temanggung per 20 Desember lalu stok komoditas beras ada 3,929.43 ton, stok minyak goreng 26,758.00 ton, stok gula ada 223.64 ton. Bawang putih ada 26.66 ton dan bawang merah ada 208.63 ton.

Komoditas lainnya seperti daging ayam tersedia 131.90 ton. Daging sapi tersedia 97.14 ton. Stok cabai besar masih 8.05 ton, cabai rawit 8.68 ton. Ketersediaan komoditas telur terpantau ada 10.06 ton.

Adapun terkait inflasi tahun 2021 Year on Year (YoY) dari Bulan September 2020 hingga September 2021, menurut Wabup, tercatat sebesar 1,28. Data itu dihitung dari perubahan indeks harga konsumen (IHK) Provinsi Jawa Tengah. Yang paling dominan mempengaruhi inflasi di Kabupaten Temanggung berasal dari pengeluaran kelompok bahan makanan.

"YoY tersebut tergolong cukup baik. Hal ini dikarenakan bahwa tingkat inflasi di bawah 10 persen per tahun," pungkas Wabup. (OL-13)

Baca Juga: Ibu Negara: Perempuan Harus Berdaya

 

BERITA TERKAIT