22 December 2021, 23:01 WIB

Ketua Dewan Pengurus Wilayah BM PAN Riau Diberhentikan


Mediaindonesia.com | Nusantara

 
Ilustrasi

DEWAN Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) telah memberhentikan Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) BM PAN Riau Irvan Herman.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP BM PAN, Achmad Qayyimel Alofi, membenarkan hal tersebut.

“Iya (diberhentikan). DPP BM PAN menunjuk plt untuk ketua DPW BM PAN Riau,” ungkapnya kepada wartawan, Jakarta, Rabu (22/12).

Namun, Alofi pun enggan menjelaskan lebih lanjut terkait apa alasan Irvan Herman dicopot dari jabatannya sebagai Ketua DPW BM PAN Riau.

Kendati demikian, Alofi menjelaskan, mekanisme dan pengambilan keputusan pemberhentian Irvan Herman pun telah dilaksanakan melalui Rapat Harian DPP BM PAN di Jakarta pada Selasa (21/12) malam.

“Sudah (dilakukan mekanisme pemberhentian), berdasarkan keputusan Rapat Harian DPP BM PAN tadi malam,” ujarnya.

Alofi mengatakan, selain memberhentikan Irvan Herman, Rapat Harian DPP BM PAN itu juga sekaligus memutuskan untuk menunjuk dirinya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPW BM PAN Riau.

“Sesuai dengan mandat yang saya terima, saya harus segera komunikasi dan konsolidasi dengan seluruh elemen BM PAN di Riau untuk secepatnya melaksanakan Musyawarah Luar Biasa atau Muswillub sebagai sebuah mekanisme organisasi mencari Ketua DPW BM PAN Riau definitif,” katanya.

Meskipun tidak ada tenggat waktu, Alofi menambahkan, bahwa pihaknya akan secepatnya menggelar Muswillub tersebut.

Secara terpisah, Ketua Badan Keorganisasian (Bakor) DPP BM PAN Eko Sulistyo menjelaskan penyebab diambilalihnya kepengurusan DPW BM PAN Riau karena beberapa hal.

Salah satunya, menurut Eko, adalah tidak maksimalnya gerak roda organisasi DPW BM PAN Riau selama ini. 

"Kita berharap saudaraku ketua plt dapat segera konsolidasi dan secepatnya melaksanakan musyawarah luar biasa agar roda organisasi BM PAN di Riau dapat berjalan dan bersinergi dalam rangka memenangkan PAN di Provinsi Riau dalam Pemilu 2024,” ujarnya. (J-2)

BERITA TERKAIT