20 December 2021, 11:23 WIB

Penabrak yang Buang Korbannya ke Sungai Serayu Biadab, Didoakan Cepat Tertangkap


Adi Kristiadi | Nusantara

dok.mi
 dok.mi
Ilustrasi

HANDI Saputra, 18, korban kecelakaan lalulintas asal dari Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut yang berboncengan dengan Salsabila, 14, asal dari Kabupaten Bandung, pada Rabu (8/12) akhirnya ditemukan di Sungai Serayu, Banyumas dan di Cilacap, Jawa Tengah dalam kondisi meninggal dunia.

Ayah Handi Saputra, Entes Hidayatullah mengatakan, alhamdulillah putranya sudah diketahui nasibnya dengan jelas dan jenazahnya sudah ditemukan. Dia berharap kasusnya segera terungkap dan pelaku yang membuang anaknya segera ditangkap dan diadili seadil-adilnya.

"Kami dari keluarga mohon dengan sangat kepada petugas kepolisian agar menangkap pelaku yang teganya membuang anak kami yang ditabraknya. Kami sangat terpukul, anak kami diperlakukan lebih keji dari binatang. Sudah menabrak malah membuangnya. Saya sebagai orang tua tidak ridho dan pasti Allah Subhanawatala membalas perbuatan pelaku. Kami berharap polisi mampu mengungkap kasus ini," ungkap Entes Hidayatullah, Senin (20/12/2021).

Entes mengaku sudah mengikhlaskan kepergian anaknya, yang tidak iklas adalah perlakuan pelaku terhadap anaknya. Keluarganya selalu berdoa kepada Allah Subhanawatala agar pelaku segera ditangkap polisi. Para pelaku mendapat balasan di dunia dan akherat yang setimpal dengan perbuatannya yang keji.

"Dalam kejadian itu ada saksi mata mengaku melihat dua korban dan tiga orang yang ada di dalam mobil diduga menabrak anak saya. Pelaku memasukan anak saya yang terluka ke dalam mobil, kedua orang korban sempat dibawa di jok tengah mobil.  Anak saya lalu dipindah ke bagasi, sedangkan korban perempuannya tetap di jok tengah mobil," ujar Entes.

Entes menceritakan, dari kesaksian warga yang melihat kejadian itu. Anaknya yang berboncengan dengan Salsabila mengalami kecelakaan, keduanya berada di bawah kolong mobil penabrak. Penabrak langsung mengevakuasinya. Mobil yang digunakannya berwarna hitam doff dan saksi juga masih ingat betul lampu hazard menyala hingga bergerak tidak terlalu cepat menuju arah Limbangan.

"Kata saksi, tiga orang yang turun dari mobil salah satunya menggunakan pakaian warna putih dua lainnya berwarna hitam. Kami, memohon kepada Allah Subhanawataala agar Polisi segera menangkap pelaku penabrak," ungkapnya. (OL-13)

Baca Juga: DPD Nasdem Brebes Bagikan Seribu Bibit Buah Kelengkeng ke Warga

 

BERITA TERKAIT