10 December 2021, 09:00 WIB

Bupati Jember Minta Masyarakat Bantu Lestarikan Musik Patrol


Mediaindonesia.com | Nusantara

Dok.Pemkab Jember
 Dok.Pemkab Jember
Seorang turis mencoba memainkan musik patrol.

MUSIK bersifat universal. Musik juga merupakan bagian dari sebuah suku bangsa. Tidak mengherankan jika banyak ditemui berbagai jenis musik di seluruh dunia. Salah satunya adalah musik Patrol.

Musik patrol sudah tidak asing bagi masyarakat Kabupaten Jember, Jawa Timur. Musik tersebut sudah menjadi tradisi melekat khususnya saat bulan Ramadan. Beberapa kelompok musik patrol akan berkeliling kampung menghibur warga saat sahur di bulan Ramadan. Musik hasil perpaduan suara kentongan ini telah ada sejak puluhan tahun silam.

Baca juga: Majukan Kebudayaan, Lembaga Manajemen Kolektif Musik Tradisi ...

Bupati Jember, Hendy Siswanto menjelaskan, harmonisasi suara yang dihasilkan  musik patrol itu merupakan perpaduan dari berbagai alat musik. Mulai dari kenong, kentongan dari kayu nangka, remo, ting-tung, bas besar, kleter, selingan, sampai tamborin. Dan, yang tak boleh ketinggalan harus ada seruling bambu.  

"Musik Patrol menghasilkan alunan suara yang sangat bagus, karena dimainkan secara kolaborasi dan bersinergi, juga memakai speed. Itu esensi dari musik patrol. Jika semua alat musik itu dimainkan sendiri, tak akan ada rasa. Saya penggemar, sekaligus pemain musik patrol dari sejak kanak-kanak,” ujar Bupati Hendy Siswanto dalam siaran persnya.

Ia menyampaikan, musik patrol merupakan warisan budaya asli milik Kabupaten Jember, oleh karena itu masyarakat Jember harus menyadari dan paham betul mengenai apa yang dimiliki oleh Jember. Sebagai wujud meningkatkan kesadaran masyarakat Jember terhadap warisan budaya yang dimilikinya ini, Bupati Hendy menyampaikan akan terus melestarikan serta mendukung para seniman seniman musik patrol.

"Warga Jember harus paham tentang apa yang dimiliki Kabupaten Jember bahwa musik patrol ini memang warisan budayaa. Ke depan kami akan terus meningkatkan kesadaran akan budaya milik kita sendiri supaya tidak diambil pihak lain,” jelas Bupati Hendy

Dia menambahkan, musik patrol memiliki filosofi tersendiri, untuk sukses memainkan dengan irama yang senada dan indah didengar dibutuhkan sinergi dan kolaborasi. "Bersinergi dan berkolaborasi itu menjadi nilai kehidupan, kami juga menanamkan nilai nilai tersebut dengan bersinergi serta berkolaborasi dengan semua pihak. Pun, Jember akan maju jika kita semua bersatu padu mewujudkan Jember bangkit. Selain itu, wajib mencintai kearifan lokal sendiri," ujarnya. (Ant/A-1)

BERITA TERKAIT