01 December 2021, 11:00 WIB

KONI Pusat Gandeng TWC Kembangkan Sport Tourism


Agus Utantoro | Nusantara

MI/Agus Utantoro
 MI/Agus Utantoro
PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko mengembangkan sport tourism menggandeng KONI Pusat.

KONI Pusat dan PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko (TWC) menjalin kerjasama untuk mengembangkan wisata minat khusus yang menggabungkan wisata dan olahraga atau sport tourism.

Kerjasama antara KONI Pusat dengan PT TWC ini dituangkan dalam naskah kesepahaman yang ditandatangani oleh kedua belah pihak di Prambanan, pada Selasa (30/11).

Direktur Utama PT TWC, Edy Setijono mengatakan, adanya regulasi PPKM sebagai bagian dari upaya penanggulangan dan pencegahan penyebaran covid-19, telah menyebabkan kegiatan wisata konvensional yang berupa mass tourism menjadi semakin terbatas.

Karena itu, lanjutnya,kemudian tumbuh wisata alternative yang mengarah ke special interest. "Yang dipilih adalah yang lebih aman dan sehat," kata Edy.

Edy mengemukakan, objek wisata Taman Wisata Candi, baik yang ada di Borobudur, Prambanan maupun Ratu Boko juga mengikuti tuntutan kebutuhan pada masa pandemi ini. "Sebagai pengelola destinasi pariwisata berbasis cagar budaya, kami mengembangkan quality wellness tourism serta mendukung sport tourism.

Menurut dia, dalam kerjasama ini menjadi titik bertemunya dua kelompok dengan kompetensi yang mendukung sport tourism. "Bidang olahraga, tentu KONI lebih memahami namun untuk tourism, kami lebih memahami," katanya.

Sport tourism yang akan dikembangkan kali ini adakah yang mengombinasikan antara quality tourism, wellness dan sport tourism. Diakui dengan sinergi antara PT TWC dengan KONI akan memunculkan pariwisata yang unik serta berkualitas sehingga akan menciptakan pasar baru yang diminati masyarakat terutama pada masa pandemi ini.

Ia menyebutkan, TWC menangkap peluang tersebut dengan menyusun Temples Cycling Tour dengan rute Prambanan-Borobudur yang dapat dinikmati oleh pecinta dan komunitas pesepeda.

Sementara Sekjen KONI Pusat Ade Lukman mengatakan, KONI akan menggelar berbagai event yang memanfaatkan keindahan-keindahan dan daya tarik wisata. "Bisa marathon, lari 10K, 5K dan sebagainya, bersepeda dan lainnya," katanya.

Menurut dia, kegiatan yang dirancang itu nantinya dipastikan akan mengundang wisatawan baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Kegiatan tersebut diperkirakan akan dimulai pada Maret tahun depan atau 2022. (OL-13)

Baca Juga: Kasus Positif Covid-19 di Klaten Nihil, 2 Pasien Sembuh

BERITA TERKAIT