28 November 2021, 23:02 WIB

Vaksinasi di Purbalingga Capai 62,97 persen


Ant | Nusantara

Antara
 Antara
Ilustrasi

PEMERINTAH Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, menginformasikan capaian vaksinasi covid-19 di wilayah setempat hingga Minggu sebanyak 62,97% dari target sasaran.

"Berdasarkan data terbaru, capaian vaksinasi di Purbalingga sebanyak 490.376 orang atau sudah 62,97 persen dari target 778.743 sasaran vaksinasi di wilayah ini," kata Plt. Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga Hanung Wikantono di Purbalingga, Minggu (28/11)

Selain itu, kata dia, cakupan vaksinasi bagi kelompok lansia di wilayah setempat juga terus mengalami peningkatan. Hanung Wikantono menyebutkan total vaksinasi bagi lansia 49.070 orang atau telah mencapai 49,62% dari target 98.887 sasaran lansia di wilayah ini.

Pemkab Purbalingga menargetkan di akhir tahun 2021 bisa menurunkan kategori PPKM dari level 3 menjadi level 1. Dalam waktu dekat, lanjut dia, pemkab setempat akan menuntaskan berbagai persyaratan untuk dapat turun level PPKM. Misalnya, untuk turun dari kategori level 3 ke level 2, daerah ini harus memenuhi capaian vaksinasi covid-19 di atas 50% dan kuota lansia harus mencapai minimal 40%.

Terkait dengan hal tersebut, pemkab optimistis bisa segera menurunkan kategori PPKM mengingat cakupan vaksinasi di wilayah ini khususnya bagi kelompok lansia terus mengalami peningkatan yang signifikan. "Untuk terus mempercepat peningkatan cakupan vaksinasi Pemkab Purbalingga juga selalu bersinergi dengan TNI, Polri dan berbagai pihak lainnya," katanya.

Hanung Wikantono mengingatkan warga yang belum vaksin untuk segera mendaftarkan diri untuk program vaksinasi ke puskesmas terdekat. "Warga juga bisa menghubungi kader kesehatan seperti bidan desa. Selain itu, juga bisa menghubungi babinsa atau bhabinkamtibmas yang ada di wilayah masing-masing," katanya.

Ia memandang perlu masyarakat berperan aktif menyukseskan program vaksinasi di wilayah ini dan jangan takut divaksin karena sangat aman dan dapat melindungi. "Masyarakat harus berperan aktif menyukseskan program vaksinasi dan tidak ragu dengan keamanannya. Insyaallah, vaksinasi  aman untuk masyarakat asal sesuai dengan persyaratan skrining yang sudah ditetapkan oleh pemerintah," pungkasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT