28 November 2021, 18:55 WIB

Jembatan Ambruk Diterjang Banjir, Satu Kampung Di Bandung Barat Terisolir


Depi Gunawan | Nusantara

DOK MI
 DOK MI
Ilustrasi jembatan ambruk.

JEMBATAN penghubung antara Kampung Cibungbulang, Desa Campaka Mekar, Kecamatan Padalarang dengan Kampung Lebak Leungsir, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat ambruk diterjang banjir. Akibatnya, delapan kepala keluarga di Kampung Cibungbulang terisolir.

Usia jembatan yang ambruk itu terbilang belum lama karena baru dibangun pada 2018 lalu. Namun, karena tidak kuat menahan derasnya air sungai yang meluap akibat hujan, pondasi jembatan rusak dan akhirnya ambruk.

Seorang warga, Rahmat ,39, mengatakan, peristiwa ambruknya jembatan sungai Cipada itu terjadi pada Minggu (28/11) subuh. "Jembatan ini sudah tiga kali diterjang banjir selama sepekan terakhir, diperkirakan tidak kuat menahan derasnya banjir, akhirnya tadi sekitar jam 5.00 WIB jembatan ini tiba-tiba ambruk," kata Rahmat.

Material jembatan yang ambruk menutup aliran sungai Cipada. Warga bergotong royong membongkar material jembatan supaya aliran sungai bisa dialiri dan air tidak meluap ke pemukiman.

"Langkah antisipasi, kami membersihkan sungai dari material jembatan biar aliran tidak terhalang. Soalnya kalau nanti hujan besar lagi, airnya bisa meluap ke rumah," tuturnya.

Warga telah melaporkan peristiwa ini kepada pemerintah desa setempat, untuk sementara mereka akan membangun jembatan dari bambu agar warga Cibungbulang tidak terisolir. "Sementara mau bangun jembatan dari bambu, agar warga Cibungbulang tidak kesulitan mencari akses jalan," ujarnya.

Anggota TNI dari Koramil Padalarang, Serka Nana mengungkapkan, jembatan tersebut merupakan akses utama warga di kedua kampung. Atas kejadian ini, aktivitas warga menjadi terganggu. "Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD agar menyediakan akses alternatif untuk warga supaya bisa beraktivitas lagi," ungkap Nana. (OL-15)

BERITA TERKAIT