12 November 2021, 21:17 WIB

Festival Lewataka Merawat Tradisi Adat Banda


Hamdi Jempot | Nusantara

ANTARA FOTO/Fanny Octavianus
 ANTARA FOTO/Fanny Octavianus
Warga membeli ikan dari nelayan di Dermaga Banda Naira, Maluku dengan latar belakang Gunung Banda. 

UNTUK merawat tradisi dan melestarikan adat Banda akan digelar  Festival Lewetaka Banda 2021. Festival adat dan budaya ini digelar di Kota Naira Ibukota Kecamatan Banda Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, 14-18 November 2021.

Selain menjaga kearifan lokal, festival ini juga untuk melestarikan lingkungan laut dan pesisir sebagai kekayaan bahari Banda.

Festival Lewetaka  juga untuk menarik wisatawan berkunjung ke Banda yang terpuruk akibat pandemi Covid-19. Potensi wisata Banda selain bahari, ada wisata alam, wisata sejarah dan agrowisata.

"Festival Lewetaka 2021 digelar untuk menjaga dan melestarikan simbol-simbol adat istiadat orang Banda. Adat Banda itu menjaga laut, menjaga hutan dan menjaga manusianya, serta menarik wisatawan berkunjung ke Pulau Banda," kata Ketua Panitia Festival Lewetaka Banda 2021, Saiful Karmen dalam jumpa pers secara virtual, Jumat (12/11).

Pulau Banda terdiri dari gugusan pulau-pulau. Wilayah ini dikenal sejak zaman kolonial karena potensi alam rempah-rempah dan hasil lautnya. Banda juga menjadi daerah pengasingan Proklmator RI, Mohammad Hatta serta sejumlah pahlawan kemerdekaan lainnya.

Sejumlah kegiatan adat dan budaya Banda digelar dalam Festival Lewetaka termasuk musyawarah tiga kampung adat di Kota Naira, putar tempat siri laut, dan ritual adat Namasawar.

Ide Festival Lewetaka 2021 ini berawal dari keresahan batin atas kondisi lingkungan alam Banda yang terancam baik di darat maupun di laut.

"Kita berharap dengan adanya kegiatan ini semakin mengukuhkan Banda sebagai wilayah adat. Jika kita mampu menjaga dan melestarikan adat Banda, maka secara otomatis kita akan menjaga lingkungan alam Banda," jelas Saiful.

baca juga: D'Youth Fest 2021 Sukses dengan Transaksi Rp1,2 Miliar dan 8 Ribu Pengunjung

Melalui serangkaian kegiatan ini diharapkan dapat menarik lagi wisatan ke Pulau Banda.

"Akibat pandemi sektor pariwisata terpuruk. Wisata mancanegara dan domestik menurun drastis. Semoga dengan kegiatan ini, makin banyak orang lagi berkunjung ke Banda," tambah Saiful.

Sementara itu Orlima Besar Namasawar, Rizal Bahalwan mengatakan, misi besar Festival Lewetaka 2021 adalah Jaga Banda. Artinya agar masyarakat Banda maupun wisatawan yang datang ke Banda dapat turut membangun Banda dan masyarakatnya, bukan merusak. "Jaga Banda itu, menghargai adat dan agamanya serta menjaga lingkungan," pungkasnya.

 

 

BERITA TERKAIT