12 November 2021, 20:30 WIB

D'Youth Fest 2021 Sukses dengan Transaksi Rp1,2 Miliar dan 8 Ribu Pengunjung


Gde Ruta Suryana | Nusantara

MI/RUTA SURYANA
 MI/RUTA SURYANA
Pagelaran kesenian dalam D'Youth Fest 2021


MESKI digelar di tengah pandemi covid-19 dengan menerapkan
protokol kesehatan, gelaran Denpasar Youth Festival (D'Youth Fest)
2021 tetap menarik masyarakat.

Hal itu terbukti dari masifnya transaksi yang dilaksanakan sejak dibuka pada 16 Oktober hingga 7 November. Selama kurang lebih tiga minggu berlangsung, tercatat jumlah transaksi mecapai 10.407 transaksi dengan nilai mencapai Rp1,2 miliar lebih. Penjualan didominasi bidang kuliner.

Tak hanya itu, event khusus kawula muda ini juga mencatatkan kunjungan
website sebanyak 16.613 kali di www.dyouthfest.com. Sementara kunjungan
langsung yang dipusatkan di Dharma Negara Alaya ini mencapai 8.698
pengunjung.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, MA Dezire Mulyani didampingi Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, I Wayan Hendaryana menjelaskan bahwa sejak awal dilaksanakan D'Youth Fest 2021 bertujuan untuk memberikan stimulus dan wahana bagi UMKM, pelaku seni dan ekonomi kreatif khususnya kawula muda Kota Denpasar.

Dezire mengatakan, hal ini sejalan dengan visi Denpasar Kota Kreatif
Berwawasan Budaya Menuju Denpasar Maju dengan memberikan ruang
kreativitas generasi muda menciptakan aksi, memberikan reaksi dan
menghasilkan kreasi dalam pengembangan potensi.

"Pandemi covid-19 yang berkepanjangan telah membatasi gerak dan jarak
hampir seluruh masyarakat dunia. Namun bagi masyarakat kreatif,  
terutama kalangan muda, apa pun yang terjadi, pilihannya yakni terus
bergerak maju, berkreasi dan berinovasi menyiasati situasi dan kondisi
meski harus menyesuaikan diri dengan menerapkan protokol kesehatan,"
jelasnya.

Sementara itu, Ketua Harian Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Kota
Denpasar, I Putu Yuliarta bersama  Kabid Pengembangan Sumber Daya
Pariwisata dan Ekraf, I Wayan Hendaryana menambahkan, event D'Youth Fest 2021 ini melibatkan sedikitnya 1.000 UMKM di Kota Denpasar.
Pelaksanaan kegiatan ini terlaksana atas kolaborasi pemerintah, swasta,
komunitas serta akademisi dengan Badan Ekonomi Kreatif Denpasar.

"Selain kompetisi dan eksibisi, dalam kegiatan ini kami juga telah
menghadirkan starter kit bussines berupa 1 booth distro dan angkringan,
peresmian blockchain center serta  pelatihan untuk menambah keterampilan generasi muda," jelasnya. (N-2)

BERITA TERKAIT