30 October 2021, 09:32 WIB

Sandiaga Uno: Ayo Berwisata ke Pantai Ngurbloat Dorong Indonesia Bangkit


mediaindonesia.com | Nusantara

Ist
 Ist
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kunjungan kerja ke pantai Ngurbloat di Desa Wisata Ngilngof, Manyeuw, Maluku Tenggara, Maluku.

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Manparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengagumi pantai Ngurbloat yang ada di Desa Wisata Ngilngof, Kecamatan Manyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku.

Sandiaga mengaku dirinya baru mengetahui ada pasir pantai yang sehalus bedak. Namun, ia sangat menyayangkan pantai yang bagus belum diketahui para wisatawan baik domestik maupun luar negeri. 

“Baik kita bantu untuk promosikan pantai ini supaya dikenal lebih luas,” kata Mas Menteri, sapaan Sandiaga, saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Wisata Ngilngof, Kecamatan Manyeuw , Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku.

Dia menegaskan, pihaknya akan melakukan promosi secara digital dan lainnya. "Karena konten digital merupakan salah satu upaya promosi khususnya dalam mengenalkan potensi desa wisata," kata Sandiaga dalam keterangan pers, Sabtu (30/10). 

"Salah satu konten promosi yang efektif adalah melalui konten digital. Saya titip konten-konten yang ada dapat diperkuat dan diunggah ke sosial media," tegas Menparekraf.

Pantai Ngurbloat yang belum dikenal secara luas kendati telah dinobatkan sebagai pantai pasir putih terhalus di Asia. Ngurbloat memiliki dalam bahasa lokal berarti "Pasir panjang."

Menparekraf Sandiaga menilai desa wisata memiliki potensi yang tinggi sehingga harus dapat dimaksimalkan dengan memperkuat konten promosi desa.

“Sehingga akan lebih banyak wisatawan yang datang dan berkunjung dan menggerakkan ekonomi serta membuka lapangan kerja. Inilah yang dapat dikembangkan untuk menjadi daya tarik bagi wisatawan melalui wisata edukasi,” paparnya. 

Selain menikmati susana 'Pantai Pasir Bedak', Sandiaga juga mencicipi makanan khas Embal pisang yang terbuat dari pisang masak yang dibalut dengan tepung embal.

Tepung embal sendiri berasal dari singkong beracun (mengandung sianida) yang telah diproses. Pembuatan tepung tersebut dilakukan selama 1-4 hari.

“Ini juga makanan yang unik dan kita bisa bantu juga promosikan baik pengemasan dan pemasarannya," tutur Sandiaga. 

perlu diketahui Desa Wisata Ngilngof merupakan salah satu desa yang berada di Kepulauan Kei. Tepatnya di Kecamatan Manyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara. Desa Wisata Ngilngof hanya berjarak 15 KM atau dapat ditempuh selama kurang dari 20 menit dari Kota Langgur.

Sementara dari Jakarta (Bandara Soekarno-Hatta) wisatawan perlu transit dahulu di Bandar Udara Internasional Pattimura, Ambon atau Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar sebelum akhirnya tiba di Bandara Karel Sadsuitubun Langgur.(RO/OL-09)

BERITA TERKAIT