27 October 2021, 12:21 WIB

BPBD Wonogiri Berdayakan Disabilitas Jadi Relawan Kebencanaan


Widjajadi | Nusantara

MI/Widjajadi
 MI/Widjajadi
Kepala BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto (rompi coklat ) saat melaksanakan kegiatan mitigasi kebencanaan. 

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri memberdayakan warga disabilitas untuk terlibat dalam penanggulangan kebencanaan di wilayah rawan bencana.

"Peningkatan potensi kemampuan relawan disabilitas ini sangat membantu BPBD dalam membantu dan mengurangi resiko saat terjadi bencana alam, baik saat musim hujan maupun kemarau," kata Kepala BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto dalam wawancara dengan Media Indonesia, Rabu (27/10) di Wonogiri.

Dia paparkan, karakter wilayah Wonogiri yang bergunung dan berbukit bukit, menempatkan banyak desa memiliki tingkat kerawanan tinggi, terhadap datangnya bencana."Apalagi, jumlah warga disabilitas dengan beragam kecacatan cukup banyak. Ada sekitar 10 ribuan jiwa," imbuh dia.

Karena itu, lanjut Bambang, program mitigasi terus dilaksanakan tanpa kenal lelah di desa-desa rawan bencana, melibatkan banyak relawan, di antaranya relawan disabilitas, demi tujuan percepatan penanganan dan sekaligus upaya optimal pengurangan resiko bencana yang muncul.

Saat ini menurut dia, melalui program mitigasi dan pelatihan, BPBD Wonogiri sudah mampu mencetak 200 lebih relawan disabilitas untuk masuk dalam struktur Desa Tangguh Bencana ( Destana ) maupun dalam organisasi kebencanaan khusus, yang terdiri dari komunitas disabilitas.

"Mereka ini sudah teruji dan sangat membantu tugas tugas kemanusiaan BPBD dalam penanggulangan kebencanaan. Bahkan BPBD Provinsi Jateng juga mengapresiasi keterlibatan relawan disabilitas ini," tegas Bambang sekali lagi.

BPBD Provinsi Jawa Tengah menurut Bambang, bahkan juga mempercayai barisan relawan disabilitas Wonogiri ini untuk membantu pelatihan kebencanaan di kabupaten lain , seperti yang sudah berlangsung di Sragen baru baru ini.

Terkait kemandirian penanggulangan bencana, BPBD Wonogiri memang sering menjadi rujukan bagi BPBD lain di wilayah tanah air. Hal ini karena keberhasilan BPBD membentuk 172 Destana di Wonogiri dengan pembiayaan pihak desa, dengan rekam jejak yang baik saat penanganan kebencanaan.

"Ya memang cukup banyak relawan Destana di Wonogiri yang sudah mampu menjadi fasilitator, untuk membantu pelatihan dan pembentukan Destana untuk kabupaten di luar Wonogiri. Seperti Sukoharjo kita bantu pelatihan dan pembentukan Destana. Juga pelatihan di Demak, Grobogan, Cilacap dan daerah daerah lain," pungkas Bambang Haryanto. (OL-13)

Baca Juga: Parlemen AS Desak Biden tidak Jual Jet Tempur F-16 ke Turki

 

BERITA TERKAIT