22 October 2021, 17:18 WIB

Kehadiran Sandiaga di Desa Wisata Carangsari Menginsirasi Remaja Setempat


mediaindonesia.com | Nusantara

Ist
 Ist
Menparekraf Sandiaga Uno melakukan kunjungan kerja ke Desa Wisata arangsari, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali. 

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno terus melakukan kunjungan kerja sebagai bagian rangkaian kegiatan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.

Kali ini, Sandiaga mengunjungi Desa Wisata Carangsari, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali. Selain dikenal sebagai desa wisata, Carangsari juga merupakan desa tempat kelahiran pahlawan nasional I Gusti Ngurah Rai. 

Saat kunjungan ke Desa Carangsari, Menparekraf juga menyaksikan penampilan tarian Barong. Seusai tarian Barong, Sandiaga berdialog dengan para penari.

Ketika berdialog, para penari bernama Ida Bagus Made Kesawa Telaga mengaku senang bisa berbicara dengan seorang menteri setelah tampil menari. Seorang penari mengaku dirinya sempat gugup untuk berbicara dengan Sandiaga.

Namun dengan keramahan dan sikap rendah hati yang ditunjukkan Mas Menteri, Ida Bagus mengaku dirinya tak canggung dan berani berbicara langsung.    

Kepada Sandiaga, Ida Bagus menceritakan makna tarian Barong yang merupakan lambang prajurit. 

"Saya mau menunjukkan kalau saya mewakili generasi milenial dan kalau bukan karena bapak yang menjadi inspiratif kaum milenial makanya saya mau bicara," kata Ida Bagus. 

Dengan sambutan tarian Barong yang dibawakan para penari remaja berusia 15 tahunan di Desa Wisata Carangsari, Mas Menteri mengaku senang.

Menparekraf juga mengatakan tarian yang dibawakan menunjukan jika masyarakat di Pulau Dewata memiliki pruralisme atau keberagaraan dari berbagai unsur budaya. 

“Ini menunjukan kalau semua Bali tempatnya semua akulturasi budaya,” ucap Mas Menteri, sapaan dari Menparekraf.

Dia menegaskan, dengan adanya tarian Barong yang dilakukan oleh remaja menunjukan kalau anak-anak dan para remaja juga bisa diajak untuk meletarikan budaya sehingga budaya lokal jenis tidak  punah dan terus terga kelestariannya.

Di sisi lain, salah satu anak yang menjadi penari mengungkapkan bahwa ia kagum terhadap Sandiaga Uno baik dalam perjuangannya untuk bisa sampai saat ini.

Menurut anak tersebut, Sandi telah memberi diri inspirasi untuk tetap memajukan bangsa ini. Dia juga meminta kepada Menteri Sandi untuk bisa memotivasi dirinya sebagai remaja untuk bisa terus melestarikan budaya. 

Dalam kunjungannya itu, Menteri Sandi juga disambut dengan tarian topeng Tugek Carangsari yang diciptakan dan dipopulerkan Maestro I Gusti Ngurah Widya yang kini berusia 75 tahun.

Tak hanya itu, Desa Wisata Carangsari yang sarat seni budaya juga memiliki seni wayang kulit Paruwe, wayang Ramoyane, tarian Barong, tarian Hanoman, Barangket, gamelan khas Bali, dan Barong landung yaitu Kisah cinta Raja Bali Sri Jaya Pangus dengan Ratu Gede keturunan Tionghoa. 

Di Carangsaru, juga terdapat peninggalan sejarah Puri Agung Carangsari merupakan kediaman I Gusti Ngurah Rai dan Para Agung Kesatria, Monumen I Gusti Ngurah Rai, Cagar Budaya Pura Puseh Kangin, Kampung Nyama Toko penduduk keturunan Tionghoa Cina, Gereja, Semang Tuo atau petilasan keturunan Tionghoa.

“Jadi desa ini kaya akan budaya, semua budaya ada di desa ini,” tukas Menparekraf.(RO/OL-09)

BERITA TERKAIT