19 October 2021, 18:21 WIB

Kabupaten Tegal Nihil Kasus Aktif Covid-19


Supardji Rasban | Nusantara

DOK Humas Pemkab Tegal
 DOK Humas Pemkab Tegal
Bupati Tegal, Umi Azizah (tengah)

UNTUK pertama kali sejak ada pandemi Covid-19 Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, akhirnya dinyatakan nol kasus Covid-19. Saat ini tidak ada pasien terkonfirmasi Covid-19 yang menjalani perawatan baik di rumah sakit maupun di rumah.

"Ini patut kita syukuri sebagai anugerah dari Tuhan, disamping doa dan ikhtiar seluruh elemen masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan dan mengikuti program vaksinasi," ujar Bupati Tegal, Umi Azizah, Selasa (19/10).

Meski demikian, Umi mengingatkan masyarakat agar tetap waspada pada penularan virus korona. Jangan sampai ada euforia yang menjadikan kepatuhannya pada protokol kesehatan kian longgar. "Tetaplah waspada, terus terapkan 5M dan ikuti program vaksinasi nasional bagi yang belum," pinta Umi.

Bupati memperkirakan risiko terjadinya penularan Covid-19 masih ada karena mobilitas masyarakat ke luar daerah terus meningkat. Melihat pengalaman daerah dan negara lain yang sempat nol kasus, kembali terjadi gelombang kasus penularan.

"Apalagi dibukanya aktivitas pembelajaran tatap muka di sekolah dan datangnya liburan akhir tahun, risiko potensi penularan bisa meningkat," tuturnya.

PLT Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, Hendadi Setiaji, menyampaikan akumulasi jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal selama pandemi ini mencapai 13.439 orang dengan angka kesembuhan 12.623 orang dan meninggal dunia 816 orang.

"Sedangkan akumulasi kasus penularan Covid-19 yang terjadi selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kabupaten Tegal mencapai 3.458 kasus dengan total kasus kematian 321 jiwa," ujar Hendadi.

Terkait vaksinasi, dari 1,22 juta penduduk yang menjadi sasaran vaksinasi di Kabupaten Tegal, pihaknya telah menerima 684.462 dosis vaksin. Dari jumlah tersebut, 444.863 dosis telah disuntikkan untuk vaksin pertama dan 209.465 dosis untuk vaksin kedua. "Jika dilihat dari laporan penggunaan vaksin kita, masih menyisakan 38.764 dosis yang itu sudah terdistribusi ke Puskesmas," jelas Hendadi. (OL-15)

BERITA TERKAIT