15 October 2021, 18:41 WIB

Dukung PKL Perbatasan, Kodim 0911/Nunukan Salurkan Bantuan


mediaindonesia.com | Nusantara

Ist
 Ist
Kodim 0911/Nunukan menggelar kegiatan Baktimu untuk Negeri melalui penyaluran BTPKLW di di wilayah Perbatasan RI - Malaysia.

PANDEMI Covid-19 yang sudah berlangsung hampir 2 tahun ini tentu memukul berbagai sektor ekonomi khususnya para pelaku ekonomi mikro.

Untuk membantu pemulihan ekonomi, Kodim 0911/Nunukan menggelar kegiatan Baktimu untuk Negeri melalui penyaluran Bantuan Tunai Kepada Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 di wilayah Perbatasan RI - Malaysia.

Penyaluran BTPKLW berlangsung pada Kamis pagi (14/10/2021) di Aula Makodim 0911/Nunukan Jalan Aji Muda Desa Binusan RT. 03 Kecamatan Nunukan Kabupaten Nunukan Provinsi, Kalimantan Utara (Kaltara).

Bantuan tunai ini bersumber pada dana APBN pemerintah RI yang kemudian disalurkan melalui institusi TNI-Polri untuk dibagikan kepada warga yang berhak menerima, khususnya kepada para pedagang kaki lima dan warung.

Pada kesempatan ini, bantuan yang disalurkan oleh Kodim 0911/Nunukan tertotal sebanyak 750 orang. Penyaluran ini diserahkan secara tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Nunukan dengan sistem pendataan melalui Babinsa di wilayahnya.

Untuk nominal total bantuan yang diserahkan mencapai Rp 900 juta dengan masing-masing pedagang menerima satu kali BTPKLW sebesar Rp q,2 juta tanpa potongan apapun.

Untuk menghindari duplikasi bantuan, sebelumnya para Babinsa turun langsung ke lapangan mendatangi calon penerima melakukan pendataan secara detail.

Salah satu pedagang yang hadir di Aula Makodim, Tukiyo mengatakan ucapan terima kasihnya telah mendapatkan bantuan dari TNI.

"Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terimakasih banyak TNI. Semoga dengan bantuan ini bisa untuk tambah modal usaha ditengah kondisi yang masih sulit saat ini ditengah pandemi," ungkap Tukiyo.

Dandim 0911/Nunukan Letnan Kolonel Czi Eko Pur Indriyanto, mengatakan bahwa tidak sembarang pedagang dan warung yang menerima bantuan ini, melainkan pedagang tersebut menjadikan usaha satu-satunya sebagai mata pencaharian mereka.

"Ini sudah kita cek validitas datanya, melalui Babinsa yang turun langsung ke lapangan dan ini bisa dipertanggungjawabkan. Besar harapan kami dengan bantuan dana ini bisa memutar roda ekonomi warga, terutama untuk modal usah," jelasnya.

"Sehingga bisa memberikan angin segar terhadap perekoniman di Kabupaten Nunukan. Sesuai dengan tujuannya yakni mendukung pemulihan ekonomi terkhusus di wilayah yang menerapkan sistem PPKM,” tutup Letkol Czi Eko. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT