09 October 2021, 23:19 WIB

MUI Bina Warga Garut yang Dibaiat NII


Widya Finola Ifani Putri | Nusantara

Dok MI
 Dok MI
Ilustrasi

MAJELIS lama Indonesia (MUI) akan melakukan pendampingan psikis dan pembinaan terhadap puluhan warga Garut  yang diduga dibaiat oleh kelompok Negara Islam Indonesia (NII). MUI juga akan melakukan standarisasi dai di Garut.

“Dengan cara standarisasi, itu memberikan pemahaman keagamaan kepada para dai, sekaligus juga kebangsaan,” ucap Ketua MUI, KH Cholil Nafis dikutip dari program Metro Hari Ini di Metro TV, Sabtu, (9/10).

Cholil menambahkan, MUI akan berkoordinasi dengan masyarakat setempat untuk mengawasi agar hal serupa tidak terjadi lagi. Berkaitan dengan paham memang dikatakan tidak bisa ditindak secara hukum, melainkan harus dengan dialog dan pengajaran.

"Berkenaan dengan paham pasti tidak bisa dilakukan dengan tindakan hukum, karena paham bisa diubah dengan model dialog dan pengajaran. tetapi paham yang sudah melanggar dan melakukan kriminal harus ditegakkan hukum,” tandasnya.

Cholil menyebut akan melakukan beberapa hal kepada para pemuda di Garut yang diduga dibaiat kelompok NII. MUI akan meluruskan terlebih dahulu aqidah para pemuda tersebut. Kemudian, memperbaiki pemahamannya akan negara dan agama.

"Kita harus luruskan paham kebangsaan dan keagamaannya bahwa Islam itu tidak bertentangan dengan negara kita, dengan pancasila,” kata Cholil.

MUI juga akan memberikan pemahaman terkait penerapan syariah di Indonesia. Kiai dan ustaz dengan rekam jejak pemahaman agama yang benar pun akan dilibatkan. Selain itu, Cholil juga menekankan keluarga merupakan instrumen terpenting untuk mengawasi anak anaknya agar tidak salah pemahaman. (Medcom/OL-8)


 

 

BERITA TERKAIT