08 October 2021, 16:08 WIB

MUI dan Pemkab Garut Bina 59 Warga yang Dibaiat NII


Hilda Julaika | Nusantara

Antara
 Antara
Potret antrean kendaraan di ruas jalan wilayah Garut, Jawa Barat.

SEBANYAK 59 warga Garut di Jawa Barat diduga dibaiat oleh Negara Islam Indonesia (NII). Saat ini, mereka tengah dibina Majelis Ulama Indonesia (MUI) Garut dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut. 

Upaya itu dilakukan untuk memastikan warga tidak mengikuti aliran agama yang sesat. “Iya seperti itu. Dibina supaya benar-benar mendapat pendidikan agama yang benar,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Rusdi Hartono, Jumat (8/10).

Baca juga: Densus 88 Selidiki Puluhan Warga Garut Dibaiat Aliran Sesat NII

Polres Garut, Pemkab Garut dan MUI dikatakannya tengah bekerja sama untuk menangani kasus tersebut. Menurut Rusdi, upaya penyelidikan masih terus berjalan. Termasuk, melakukan pembinaan terhadap anak-anak dari 59 warga tersebut.

“Tidak kalah penting adalah pengawasan orang tua kepada anak-anak. Tidak boleh lengah dengan situasi sekarang. Harus diketahui betul, anaknya menuntut ilmu di mana. Apabila ada perilaku yang berubah, harus cepat tanggap,” imbuhnya.

Baca juga: Polisi Amankan Delapan Orang Diduga Penganut Aliran Sesat

Lebih lanjut, Rusdi menekankan bahwa penting bagi orang tua untuk mengawasi kegiatan yang dilakukan anak-anaknya. Sebelumnya, Polri menyelidiki dan mendalami informasi terkait NII yang melakukan pengukuhan atau baiat kepada 59 warga Garut.

"Apakah memang terjadi pembaiatan atau hanya ajaran, aliran agama tertentu pada masjid, ini sedang didalami. Apakah memang betul pembaiatan oleh NII, atau hanya ajaran dari aliran yang ada di agama," pungkas Rusdi pada Kamis (7/10) kemarin.(OL-11)
 

BERITA TERKAIT