04 October 2021, 13:48 WIB

Pabrik Tekstil di Bandung Terbakar


Naviandri | Nusantara

ANTARA FOTO/Fransisco Carolio
 ANTARA FOTO/Fransisco Carolio
Ilustrasi kebakaran pabrik

PABRIK tekstil milik PT. Gajah Angkasa Perkasa yang berada di Kelurahan Cijerah, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, terbakar sekitar pukul 08.00 WIB.

Dari informasi yang didapat, asap hitam membubung tinggi di lokasi kebakaran sejak pukul 09.00 WIB menjadi menjadi tontonan warga sekitar. Belasan mobil pemadam kebakaran masuk ke kawasan pabrik tersebut untuk memadamkan api, terlihat juga sejumlah mobil ambulans.

Ketua Keamanan RW 2 Nandang mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Dia juga memastikan tidak ada korban luka dalam insiden tersebut. Nandang melihat langsung ke lokasi kejadian untuk memastikan kebakaran ini tidak melebar ke permukiman warga.

"Karyawan sudah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman dan petugas pemadam kebakaran masih melakukan pemadaman api dan pendinginan," ujar Nandang.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan Operasi Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung M Yusuf Hidayat mengatakan dugaan sementara kebakaran ini berasal dari oli panas yang menetes ke kain sehingga menimbulkan percikan api.

"Dugaan belum terlihat, menurut info dari oli ke kain netes panas, itu dugaan sementara ya, begitu juga dengan kerugian yang dialami akibat kebakaran ini juga belum bisa diketahui," tuturnya.

Baca juga: Sambaran Petir dan Penipisan Tangki Penyebab Kebakaran Kilang Balongan

Yusuf menambahkan, api sudah padam sekitar pukul 10.45 WIB dan hingga pukul 12.00 WIB pihaknya masih melakukan pendinginan dikhawatirkan ada bara api yang belum padam dan dapat menimbulkan percikan api kembali.

"Gedung yang terbakar memiliki luas kurang lebih 1.000 meter persegi dengan dua lantai, lantai satu tempat penyimpanan mesin dan lantai dua digunakan untuk menyimpan kain. Karena dikhawatirkan merembet ke gedung lainnya makan kita melakukan penyekatan atau mengisolasi kobaran api," lanjutnya.

Pihaknya melakukan pengisolasian supaya tidak merembet ke gedung lain sedangkan pemukiman sedikit jauh. Dalam memadamkan api, pihaknya tidak menemukan kesulitan yang berarti karena lokasi pabrik ada di pinggir jalan.

"Namun yang menjadi sedikit kesulitan bagi petugas di lapangan yakni embusan angin yang kencang. Kalau kesulitan Alhamdulillah tidak ada, apalagi lokasi pabrik dekat dengan jalan raya. Sumber air ada tandon air dan pipa air walaupun tekanan tidak sekencang yang diinginkan," pungkasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT