21 September 2021, 14:25 WIB

Sebanyak 3.500 PKL dan Warung Terdampak Covid-19 di Sidoarjo Dapat Bantuan Tunai


Heri Susetyo | Nusantara

MI/HERI SUSETYO
 MI/HERI SUSETYO
Seorang warga menerima bantuan uang tunai di kantor Polresta Sidoarjo, Jawa Timur

PROGRAM Pemerintah berupa Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) senilai Rp1,2 juta mulai direalisasikan di Kabupaten Sidoarjo, Selasa (21/9).
 
BTPKLW perdana tersebut disalurkan di Gedung Serba Guna Polresta Sidoarjo. Ada sekitar 3.500 pedagang kaki lima dan warung terdampak covid-19 yang sudah diverifikasi bakal mendapatkan bantuan pemerintah itu.

Kapolresta Sidoarjo Komisaris Besar Kusumo Wahyu Bintoro memastikan penyaluran bantuan tunai tersebut tepat sasaran. Polresta Sidoarjo melibatkan bhabinkamtibmas untuk mendata PKL dan warung mana saja yang berhak mendapatkan bantuan itu.

Data dari bhabinkamtibmas masih akan diverifikasi di polresta, baik terkait bentuk usaha serta seberapa besar terdampak covid-19. "Pemberian bantuan tunai dari pemerintah ini merupakan upaya pemulihan ekonomi Indonesia. Dampak pandemi covid-19 menyebabkan lesunya roda perekonomian," kata Kusumo.

Fardani, 49, salah satu penerima bantuan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah. Menurut Fardani, selama pandemi covid-19 usaha warung kelontong miliknya sangat sepi. Bahkan barang dagangan sering digunakan untuk kebutuhan pribadi.

"Bantuan ini akan saya gunakan untuk kulakan mengisi barang dagangan yang banyak berkurang," kata Fardani. (N-2)

BERITA TERKAIT