20 September 2021, 16:43 WIB

Kontak Tembak TNI/Polri dengan KKB Papua kembali Terjadi


Marcel | Nusantara

Antara/Indrayadi TH.
 Antara/Indrayadi TH.
Sejumlah tenaga kesehatan korban penyerangan KKB turun dari helikopter milik TNI AD di Lapangan Frans Kaisepo Makodam XVII Cenderawasih.

KONTAK tembak antara aparat keamanan TNI dan Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Taplo masih terus terjadi di daerah Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Pegunungan Bintang, Ajun Komisaris Besar Cahyo Sukarnito, yang dihubungi Media Indonesia dari Jayapura membenarkan kontak tembak kembali terjadi di Kiwirok pada Senin (20/9).

"Tadi pagi memang ada kontak tembak mulai sekitar pukul 09.45 WIT, lalu 10 menit berikut di sekitar pukul 10.05. Untuk korban luka atau jiwa tidak ada," kata Cahyo Sukarnito, Senin (20/9) sore.

KKB pimpinan Lamek Taplo diduga kuat yang melakukan penyerangan tenaga medis dan pembakaran sejumlah fasilitas di Kiwirok pekan lalu. Serangan mereka mengakibatkan salah satu tenaga medis atas nama Gabriela Melan meninggal dunia dan beberapa rekannya mengalami luka. 

"Untuk jenazah Gabriela yang sudah berhasil dievakuasi Jumat (17/9) sore kini disemayamkan di rumah anggota Koramil Kiwirok, sambil menunggu transportasi guna proses evakuasi. Untuk salah satu tenaga kesehatan lain yakni Mantri Sokoy masih dalam pencarian oleh aparat keamanan," jelasnya.

Disinggung kondisi terakhir di Pegunungan Bintang, Cahyo mengatakan kini relatif kondusif. Telah ada penebalan pasukan dari Brimob. 

Baca juga: Negara Harus Usut Tuntas Kematian Nakes di Pegunungan Bintang

"Di Pegunungan Bintang secara umum aman dan kondusif. Kami berharap kondisi akan kembali normal," papar Cahyo. (OL-14)

BERITA TERKAIT