16 September 2021, 14:35 WIB

Harga Telur di Banyumas Anjlok


Tosiani | Nusantara

MI/Tosiani.
 MI/Tosiani.
Salah seorang pembeli memperlihatkan telur yang dipilihnya, Kamis (16/9), d daerah Dukuh Waluh, Purwokerti, Banyumas. 

HARGA komoditas telur di daerah Banyumas, Jawa Tengah, turun drastis dalam enam hari terakhir. Diduga hal itu terjadi lantaran pasokan telur yang melimpah.

Imel, salah seorang pedagang sembako di Kompleks Pasar Wage Purwokerto, menyebutkan, sebelumnya ia menjual telur dengan Rp 24 ribu per kilogram. Namun saat ini harga telur anjlok di kisaran Rp18 ribu per kilogram.

"Pasokan telur banyak, tapi daya beli masyarakat sepertinya menurun. Belakangan kurang laku dan banyak juga yang sampai busuk," katanya, Kamis (16/9).

Laeli, pengelola toko sembako di Kawasan Dukuh Waluh, Purwokerto, mengatakan hal yang sama. Harga telur anjlok sejak sepekan terakhir. Semula ia menjual telur dengan kisaran harga Rp24 ribu per kg. Namun saat ini telur dipasarkan dengan harga Rp18.500 per kg.

Menurut Laeli, tidak ada yang berubah dari jumlah pasokan telur yang ia terima, yakni sebanyak lima krat per hari. Tiap krat berisi 10 kg telur. Setiap hari ia bisa menjual telur rata-rata 30 kg per hari. Pasokan telur ia dapat dari pedagang besar di daerah Djkuh Waluh.

Baca juga: Produksi Jagung Cukup, Ini Solusi Stabilisasi Harga Pakan dan Telur

"Pasokannya masih banyak, tidak berkurang. Tapi dari sananya memang harga telur sudah turun," katanya. (OL-14)

BERITA TERKAIT