13 September 2021, 21:05 WIB

Mbak Rerie Minta Generasi Muda Bersiap Menyambut Era Digitalisasi di Tengah Pandemi


Jamaah | Nusantara

MI/JAMAAH
 MI/JAMAAH
Suasana Temu Tokoh Nasional di Kampus IAIN Kudus

BERSIAP diri pada era digitalisasi di tengah pandemi covid-19,  generasi muda harus mulai melakukan transformasi dalam perubahan zaman. Disrupsi dan pandemi menjadi tantangan bagi generasi penerus bangsa dalam menuju era 5.0.

"Penyebaran pandemi yang begitu cepat membuat dunia lumpuh. Namun untuk melewati itu semua generasi muda harus memaksa diri untuk melakukan penyesuaian melewati era 4.0 menuju 5.0 agar dapat melakukan transformasi," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat saat menyampaikan berbicara secara daring di depan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus, Senin (13/9).

Dia berpesan mahasiswa IAIN sebagai generasi penerus bangsa harus mampu melewati tantangan revolusi industri 4.0 di tengah pandemi dan
menuju era 5.0. Tantangan bagi generasi muda cukup besar menanti dalam era perubahan zaman. "Generasi muda harus bisa mengikuti, jangan sampai ketinggalan zaman. Ikuti perkembangan teknologi, terus lakukan  penyesuaian dan terus belajar."

Bagi generasi muda, lanjut Mbak Rerie, harus selalu belajar. Tantangan di depan masih besar, harus mampu melewati tantangan dan terus berjuang.

Sementara tenaga ahli Wakil Ketua MPR RI, Luthfi Assyaukanie menambahkan disrupsi sebenarnya sudah terjadi sebelum pandemi. Tantangan lebih berat ketika disrupsi tersebut datang saat pandemi. Manusia dipaksa untuk menyesuaikan perubahan secara cepat.

"Disrupsi itu merupakan perubahan generasi manusia yang menyesuaikan
digitalisasi. Seperti dalam pandemi ini disrupsi dipaksakan seperti
di bidang pendidikan," tuturnya. (N-2)

 

BERITA TERKAIT