09 September 2021, 10:21 WIB

KM Simba Patah Kemudi Baru 180 Penumpang Dievakuasi


Hijrah Ibrahim | Nusantara

dok.Tim SAR Ternate
 dok.Tim SAR Ternate
Penumpang KM Simba 1 dievakuasi Tim SAR gabungan Ternate, baru 180 orang yang berhasil dievakuasi tersisa 113 orang lagi, Rabu (8/9)

SEBUAH Kapal Motor rute Sanana- Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, mengalami patah kemudi di Perairan Mangoli, Kabupaten Kepulauan Sula, Rabu (8/9). Diduga akibat dihantam gelombang tinggi.

Kepala Basarnas Ternate, Muhammad Arafah meyampaikan setelah menerima informasi, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas bersama Potensi SAR berhasil mengevakuasi 180 penumpang KM Simba 1, yang mengalami patah kemudi di perairan Kepulauan Sula, Maluku Utara.

"Tim SAR di lapangan menginformasikan bahwa KM Barcelona tiba di Lokasi Kejadian Perkara dan melaksanakan proses evakuasi penumpang. Namun,terkendala gelombang tinggi 2 meter dengan angin ± 5 Knot dari arah Tenggara," ungkap Arafah

Namun lanjut Arafah, Proses evakuasi pun dilakukan dengan menggunakan life craf dan berhasil dievakuasi 180 orang dalam keadaan selamat.

"Proses evakuasi yang dilakukan dari siang hari dan dihentikan sementara pada pukul 19.30 WIT, karena cuaca yang semakin memburuk. Selanjutkan KM Barcelona kembali ke Pelabuhan Sanana," Kata Arafah

Dan pada Pukul 09.30 Kamis (9/9) pagi ini direncanakan proses evakuasi sisa penumpang kapal KM Simba 1 menggunakan KM Permata Obi.

"Pagi ini, tim SAR gabungan akan melanjutkan evakuasi semua penumpang KM Simba 1 menggunakan kapal KM Permata Obi dengan dibantu KRI Albakora 867 yang sedang dalam perjalanan menuju LKP," ujar Arafah

Dari laporan Tim SAR gabungan disebutkan posisi KM Simba 1 berada dikoordinat dengan jarak 64,63 NM radian 49,7 ° dengan kondisi patah kemudi. Terombang ambing dengan jumlah penumpang yang masih tersisi berjumlah 113 orang. Terdiri dari 77 penumpang laki-laki dan 23 penumpang perempuan serta 13 ABK. (OL-13)

Baca Juga: Sertifikat Vaksin jadi Syarat Naik KRL, Jumlah Penumpang Turun

BERITA TERKAIT