04 September 2021, 16:25 WIB

Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Klain PTM Lancar


Adi Kristiadi | Nusantara

ANTARA/	ADENG BUSTOMI
 ANTARA/ ADENG BUSTOMI
Siswa kelas III mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di SDN Dadaha, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (23/8/2021). 

Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Jawa Barat mengklaim pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah bagi siswa SD, SMP, SMA dan SMK sudah berjalan lancar sejak beberapa pekan. Pembelajaran tersebut, masih membutuhkan tahap evaluasi terutama dalam menerapkan protokol kesehatan setiap sekolah.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Mohammad Dani mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan ke setiap sekolah dan memaastikan semua kegiatan pembelajaran di setiap sekolah benar menerapkan protokol kesehatan dengan ketat selama proses belajar tatap muka. Karena, jika nilainya bagus Dinas Pendidikan akan meneruskan pembelajaran dan kalau ada yang melanggar akan dihentikan.

Baca jugaHarga Sawit Naik, Petani Aceh Menyambut Gembira

"Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah berjalan baik dan penerapan prokes juga berjalan sesuai yang diharapkan. Namun, jika sekolah melanggar aturan akan kembali melakukan pembelajaran daring atau kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ) tetapi sekarang semua sekolah harus mematuhi peraturan itu guna memutus mata rantai penyebaran virus korona," katanya, Sabtu (4/9).

Dani mengatakan, pelaksanaan pembelajaran tatap muka di sekolah selama ini masih ada sejumlah kelalaian yang telah terjadi misalnya, masih terlihat beberapa siswa tidak memakai masker dengan benar, pulang berkerumun tapi selama ini Dinas Pendidikan sendiri berupaya memberikan peringatkan untuk memperbaiki. Akan tetapi, pelaksanaan kegiatan belajar saat ini belum ditemukan adanya kasus terhadap siswa maupun guru pengajar dan semuanya itu tetap sehat.

"Pelaksanaan PTM di sekolah yang dilakukan selama ini tidak menemukan kasus Covid-19, dan semua pihak ingin kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) berjalan aman, lancar dan tidak terjadi penularan yang disebabkan oleh virus korona. Karena, selama ini petugas juga tetap mengingatkan agar pelaksanaan PTM dipastikan sesuai prosedur, terutama dalam penerapan protokol kesehatan mulai memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, hindari kerumunan dan membatasi mobilitas," ujarnya.

Baca jugaMeski Zona Kuning, Tracing Covid-19 Tetap Gencar Dilakukan

Menurutnya, pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah sudah hampir seluruh sekolah di Kota Tasikmalaya melaksanakan kegiatan dan sistem yang dilakukannya ganjil genap sesuai absensi di dalam kelas guna memutus mata rantai penyebaran virus korona. Namun, untuk sekolah swasta sendiri memang ada beberapa yang belum melakukan kegiatan tatap muka dan mereka masih belajar daring.

"Ada beberapa sekolah masih melaksanakan proses daring (online) karena sebagian besar orang tua belum mengizinkan anaknya masuk tetapi kegiatan tersebut tetap berjalan efektif. Pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah memang semuanya memiliki jadwal tersendiri di mana setiap sekolah bisa mengatur belajar dan selama itu pengaturan dilakukan dalam satu minggu ada dua dan tiga kali pertemuan tatap muka," pungkasnya. (H-3)

BERITA TERKAIT