03 September 2021, 10:35 WIB

Temanggung Terapkan Dua Kurikulum Selama Pandemi Covid


Tosiani | Nusantara

MI/Haryanto
 MI/Haryanto
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat meninjanu pembelajaran tatap muka di sekolah menengah atas, beberapa waktu lalu.

PEMENERINTAH Kabupaten (Pemkab) Temanggung, Jawa Tengah melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) sudah menyiapkan kurikulum Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Sedianya PTM akan dibuka mulai Senin (6/9) mendatang.

Kurikulum yang digunakan, menurut Bupati Temanggung M Al Khadziq ada dua. Yakni kurikulum 2013 tatap muka (PTM) dan kurikulum pembelajaran jarak jauh (PJJ).

"Pembukaan PTM memerlukan dukungan masyarakat agar bisa berlangsung dengan baik dan lancar, agar mencapai tujuan pendidikan dan tujuan kehati-hatian untuk menghindari penyebaran Covid-19," ujar Khadziq, Jumat (3/9), di Temanggung.

Ia menjelaskan, dasar dibukanya PTM terutama karena sudah terlalu lama para siswa menjalani PJJ. Ini tentu bukan keadaan yang ideal bagi perkembangan kejiwaan anak-anak maupun bagi pencapaian tujuan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia anak didik.

"Alasan kedua karena situasi Covid-19 di Kabupaten Temanggung sekarang turun ada di level 3, doakan sebentar lagi ada di level 2 dan menurut Menteri Dalam Negeri di level 3 sekolah sudah mulai boleh dibuka," katanya.

Ia menambahkan, sebelumnya, sudah ada pemberitahuan kepada semua orang tua siswa terkait PTM. Juga sudah dilaksanakan simulasi. Dindikpora bahkan sudah melakukan survei secara acak di seluruh wilayah Kabupaten Temanggung. Dari survei tersebut memang sebagian besar orang tua siswa menghendaki agar pendidikan dilaksanakan tatap muka. (OL-13)

Baca Juga: Pesan Asep: Kebiasan 5M Jangan Kendur meski Kasus Covid di Sikka Turun

 

BERITA TERKAIT