02 September 2021, 14:50 WIB

Alokasikan Bantuan Rp15,2 M untuk 110 Pasraman Hindu


Budi Ernanto | Nusantara

DOK IST
 DOK IST
SMA Astika Dharma, Bali.

DIREKTORAT Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Hindu Kementerian Agama tahun ini mengalokasikan bantuan sebesar Rp15,2 milyar untuk pengembangan 110 Pasraman Hindu yang tersebar di 20 provinsi di Tanah Air.

Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama Tri Handoko Seto mengungkapkan bahwa program bantuan itu merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah dalam menghadirkan solusi terhadap permasalahan keterbatasan akses pendidikan bagi pelajar Hindu di Indonesia.

“Tujuannya agar dapat menghadirkan aksesibilitas yang optimal bagi tenaga pengajar maupun peserta didik di Pasraman. Terlebih di masa pandemi sebagian besar aktivitas belajar mengajar dilakukan secara daring,” ungkapnya dalam keterangan yang diterima pada Kamis (2/9).

Tri berharap program tersebut dapat mendorong penguatan fungsi Pasraman Hindu sebagai pusat pengembangan pengetahuan Hindu nusantara bagi generasi muda Hindu Indonesia.

“Melalui program ini kita harapkan Pasraman Hindu dapat menjadi laboratorium pengembangan pengetahuan Hindu nusantara yang akan melahirkan generasi muda Hindu dengan kepribadian yang rekat pada nilai-nilai ajaran dharma.” sambungnya

Ia juga mengajak umat Hindu Indonesia untuk turut menyukseskan program-program pelayanan Ditjen Bimas Hindu agar permasalahan keumatan dapat terus diminimalisir.

“Untuk tahun 2021 program ini sudah berjalan, sehingga kita berharap informasi ini dapat meluas ke berbagai pelosok daerah, agar tahun depan semakin banyak Pasraman Hindu yang Ditjen Bimas Hindu bisa bantu” tutupnya.

Baca juga: Sekolah Di Palembang Gelar Uji Coba PTM

Program bantuan Pasraman Hindu dialokasikan untuk tiga jenis bantuan, meliputi Bantuan Pasraman Hindu Formal dengan enam spesifikasi, yaitu Bantuan Sarana Prasarana Tingkat Adi Widya Pasraman, Bantuan Sarana Prasarana Tingkat Utama Widya Pasraman, Bantuan Pembangunan Asrama Putra Putri Tingkat Utama Widya Pasraman, Bantuan Rehab Pembangunan Tingkat Pratama, Adi, dan Madya Widya Pasraman, Bantuan Rehab Pembangunan Tingkat Utama Widya Pasraman, Percepatan Pembangunan Papua, dan Bantuan Pembangunan Laboratorium Pendidikan Keagamaan Hindu Tingkat Utama Widya Pasraman.

Bantuan Pasraman Sekolah Minggu dengan tiga spesifikasi yaitu Bantuan Sarana Prasarana, Bantuan Pasraman Sekolah Minggu yang Terdampak Bencana, dan Bantuan Rehab/Pembangunan Sekolah Minggu. Sedangkan Bantuan Pasraman Non Formal memiliki satu spesifikasi yaitu Bantuan Sarana Prasarana Pasraman. (R-3)

BERITA TERKAIT