25 August 2021, 17:25 WIB

Akses ke Pasar Disekat, Pendapatan Pedagang Pasar Anjlok


Apul Iskandar | Nusantara

MI/Apul Iskandar
 MI/Apul Iskandar
Akibat PPKM, stok jahe melimpah di pasar-pasar di Kota Pematangsiantar dan menyebabkan harganya anjlok.

PEMBERLAKUAN Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kota Pematangsiantar untuk tahap kedua sedang berlangsung. Dan terdapat banyak penyekatan di beberapa ruas jalan serta akses keluar masuk di pusat dan jantung Kota Pematangsiantar.

Seperti di pasar tradisional Pasar Horas dan Pasar Dwikora Parluasan yang terletak tepat di pusat jantung Kota Pematangsiantar yang merupakan sentral perekonomian masyarakat. Penyekatan sangat memengaruhi omset penjualan para pedagang di kedua pasar tradisional tersebut.

Seperti yang dialami salah seorang pedagang yang terletak di lantai dasar Pasar Horas Pematangsiantar, Ibu Silalahi. Dia biasanya menjual beberapa kebutuhan pokok dan kebutuhan di dapur seperti minyak goreng, gula merah, jahe merah, jahe putih, kunyit, dan jenis bahan bumbu lainnya.

Ibu Silalahi menyampaikan akibat dampak penyekatan di jalan Merdeka dan jalan Sutomo yang merupakan akses jalan pintu utama masuk ke Pasar Horas Pematangsiantar, pengunjung minim. Sehingga pendapatan para pedagang, termasuk dirinya, anjlok per harinya.

"Akibat penyekatan di depan Taman Bunga dan depan Ramayana mengakibatkan pengunjung terasa sepi sekali dan tentu sangat berpengaruh sekali dengan penjualan barang dagangan kami," kata Ibu Silalahi, Rabu (25/8).

Ibu Silalahi menjelaskan padahal beberapa bulan yang lalu harga jahe merah sempat menyamai dengan harga jahe putih yaitu Rp28ribu per kilogram. Sementara jahe putih tetap bertahan dengan harga sebelum-sebelumnya di kisaran Rp28 ribu per kilogram.

"Harapan kami semoga cepatlah penyekatan ini selesai, takut barang dagangan kami bisa busuk dan kadaluarsa jika tidak terjual dalam bulan ini," tuturnya. (AP/OL-10)
 

BERITA TERKAIT