24 August 2021, 14:15 WIB

Direktur Polinef Papua Barat Berterima Kasih atas Kepedulian Pemerintah


Mediaindonesia.com | Nusantara

Dok.Politeknik Negeri Fakfak
 Dok.Politeknik Negeri Fakfak
Para mahasiswa Politeknik Negeri Fakfak menyaksikan kuliah umum.

DIREKTUR Politeknik Negeri Fakfak, Papua Barat, Muhammad Subhan S.ST, M.T mengucapkan terimakasih kepada Presiden Joko Widodo, Menteri Nadiem Makarim, dan Dirjen Vokasi, Wikan Sakarinto, atas pengucuran dana sebesar Rp131 miliar untuk perbaikan kampus  sehingga saat ini berkualitas baik dan berteknologi tinggi.

Hal itu disampaikan Direktur Polinef kepada Staf Khusus Presiden RI, Billy Mambrasar, dan Dirjen Vokasi Kemendikbud Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D yang hadir secara virtual, langsung dari Kemendikbud Dikti, Jakarta Pusat dalam sebuah Kuliah umum yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa Politeknik Negeri Fakfak melalui daring ataupun secara langsung di Auditorium kampus dengan protokol kesehatan yang ketat.  

Baca juga: Dapur Umum TNI Polri Bagi Warga Isoman di Papua Barat

Muhammad Subhan berterima kasih kepada Stafsus Presiden Billy Mambrasar yang sejak  2018 telah ikut memfasilitasi komunikasi dengan Pemerintah Pusat, untuk diteruskan aspirasi pembangunan Polinef tersebut, hingga berhasil dikucurkan anggarannya, dan digunakan untuk pembangunan gedung-gedung baru.

Stafsus Presiden Billy Mambrasar menyampaikan bahwa semua itu berkat kepedulian Presiden Joko Widodo, dan juga jajaran kementerian dan lembaga negara di pusat untuk memajukan sumber daya manusia Papua. Hal itu yang membuat kordinasi untuk pencairan anggaran mudah dan proses pembangunan berjalan lancar. Ia berharap fasilitas tersebut bisa digunakan oleh para mahasiswa Papua untuk belajar di institusi vokasi negeri ini.

“Saya memiliki hubungan baik dengan Direktur Polinef baik yang sebelum ini, yakni Ir.Ilyas Mansur, M.T., dan waktu itu saya sering berdiskusi dengan beliau, termasuk dengan direktur yang sekarang yang saat itu menjabat sebagai Kajur. Puji Tuhan Pak Jokowi bantu arahkan dengan cepat, dan semua berjalan dengan lancar. Semoga gedung baru dengan fasilitas megah ini dapat dipergunakan dengan baik, dan kita segerakan pembangunan gedung dan fasilitas berikutnya,” ujar Billy.

Gedung kuliah Politeknik Fakfak, sekarang dilengkapi dengan fasilitas digital, multimedia, teknologi kelistrikan, mesin, dan berbagai peralatan yang dapat mendukung kuliah dan belajar mengajar mahasiswa.

“Terima kasih atas kucuran dananya kepada Politeknik Negeri Fakfak. Dana itu  kami gunakan untuk membangun gedung kuliah dan bengkel kelistrikan, serta gedung laboratorium pusat ketahanan pangan. Ke depan kami juga sudah berkordinasi melalui mekanisme SBSN ke pemerintah pusat untuk memperoleh tambahan anggaran sebanyak Rp216 miliar untuk pembangunan fasilitas tambahan berupa pusat inovasi dan ICT center, asrama mahasiswa, pusat kegiatan UMKM, kantin, dan fasilitas pendukung lainnya,” ujar Muhammad Subhan.

Saat merespon paparan itu, Dirjen Vokasi menyatakan bahwa sesuai arahan Presiden dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, percepatan pembangunan pendidikan di Papua dan Papua Barat akan terus didorong. Oleh sebab itu semua aspirasi dari Polinef  akan ditindak lanjuti. Staf Khusus Presiden RI, Billy Mambrasar juga menyatakan akan terus mendukung pembangunan Polinef Fakfak, agar menciptakan SDM yang handal.

Selain pembangunan fasilitas fisik, dalam paparan, Billy Mambrasar membawa pesan Presiden Joko Widodo, tentang peran penting SDM.  Tanpa SDM yang unggul, fisik hanyalah fisik semata, tapi keunggulan manusia akan mempercepat penciptaan inovasi dan kreatifitas, untuk membangun ekonomi daerah dan negara.

"Milenial Papua harus bisa dan siap menjadi pelopor dalan menyongsong bonus demografi Indonesia pada 2030 nanti. Salah satunya adalah berinovasi dalam industri kecil sebagai penggerak ekonomi di Papua dan Papua Barat, juga menyokong pertumbuhan ekonomi melalui industri menengah dan besar," ujar Billy. (RO/A-1)

BERITA TERKAIT