18 August 2021, 06:44 WIB

Nelayan Upacara HUT ke-76 RI di Atas Kapal


Cahya Mulyana | Nusantara

MI/Dok Bakamla
 MI/Dok Bakamla
Sejumlah nelayan mengikuti upacara 17 Agustus dari kapal mereka di Dermaga Pangkalan Armada Keamanan Laut Bakamla Serei, Likupang Barat.

ANAK Buah Kapal (ABK) KN Singa Laut-402 dan KN Gajah Laut-404 Bakamla RI melaksanakan upacara peringatan HUT Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia di Dermaga Pangkalan Armada Keamanan Laut Bakamla Serei, Likupang Barat, Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Kegiatan upacara tersebut melibatkan unsur pemerintah Desa Serei, masyarakat nelayan, seluruh ABK kapal patroli, serta personel pangkalan armada keamanan laut Bakamla Serei dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Puluhan nelayan, yang akan melaut, menyempatkan singgah ke dermaga untuk bersama-sama mengikuti upacara bendera dengan antusias.

Baca juga: Merah Putih Berkibar di Dasar Laut Lhokseumawe

Upacara peringatan HUT ke-76 Republik Indonesia itu tampak agak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Sejumlah peserta upacara adalah nelayan yang mengikuti prosesi upacara dari atas perahu mereka tanpa turun ke daratan.

“Torang senang upacara rupa ini. Biasa cuma di lapangan, sekarang di Kapal Bakamla. Rasa pe gagah sekali eh” (Kami senang upacara sperti ini. Biasanya Cuma di lapangan, sekarang di Kapal Bakamla, rasanya keren sekali)," ujar seorang nelayan Jefferson Katiandagho, dalam keterangan resmi Bakamla, Rabu (18/7).

Upacara dan pengibaran bendera dilaksanakan dari atas geladak KN Singa Laut-402 dan KN Gajah Laut-404, yang dipimpin Komandan KN Singa Laut-402, Letkol Bakamla Hermawan Basori dan dihadiri Komandan Pangkalan Armada Bakamla Serei Kolonel Bakamla Asep Budiman.

“Momentum upacara Kemerdekaan RI kali ini sengaja kami laksanakan di atas kapal, masyarakat senang, ada rasa kebanggaan dengan identitas sebagai negara maritim, mereka sangat antusias dan turut merasa dekat dan menjadi bagian dari kami” kata Komandan KN Gajah Laut-404 Letkol Bakamla Denny Hermawan.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan ditutup dengan pemotongan tumpeng dan pembagian 150 paket bantuan sosial bagi anak-anak yatim piatu, fakir miskin, dan nelayan pesisir. (OL-1)

BERITA TERKAIT