13 August 2021, 20:35 WIB

Tangani Covid-19, Wali Kota Denpasar Semangati Satgas Desa Hingga Kaling


Ruta Suryana | Nusantara

MI/Ruta Suryana.
 MI/Ruta Suryana.
Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara (tengah) saat menyemangati Satgas Desa/Kelurahan hingga ke tingkat Kepala lingkungan dan Kepala Dusun.

WALI Kota Denpasar IGN Jaya Negara terus menggugah semangat Satgas Covid-19 di desa/kelurahan hingga satgas di tingkat kepala lingkungan (Kaling)/kepala dusun (Kadus). Hal itu ditunjukkan saat bertemu dengan Perbekel (Kepala Desa)/Lurah se-Kecamatan Denpasar Selatan, di kantor Cata setempat, Jumat (13/8).

Pada kesempatan itu, Wali Kota Jaya Negara menekankan beberapa hal penting dalam penanganan Covid-19 di Kota Denpasar. Mulai dari upaya penurunan angka positif lewat optimalisasi pencatatan saat tracing.

"Kerja yang sudah dilaksanakan oleh Perbekel/Lurah serta Kaling/Kadus tentu sudah maksimal, namun untuk pencatatanya wajib dioptimalisasi saat tracing untuk menemukan kasus dan mengejar penurunan angka positif rate di Kota Denpasar," jelas Jaya Negara.

Jaya Negara berharap dari langkah ini dapat mempercepat menemukan kasus aktif serta melaksanakan penanganan secara cepat. Penanganan Covid-19 di Kota Denpasar tetap mengedepankan pola penanganan yang terpadu, yakni Tracing, Testing dan Treatment (3T). Karenanya kini Kadus dan Kaling dilibatkan sebagai tracer, dan TNI, Polri,  FK Unud serta Dinas Kesehatan turut dilibatkan menjadi Swaber.  Kasus aktif covid di Kota Denpasar diakui masih cukup tinggi. Meski demikian, angka kesembuhan pasien juga terus mengalami peningkatan.

"Dengan terlibatnya kaling/kadus se-Kota Denpasar maka diharapkan tracing dapat dioptimalisasi, lebih terarah, cepat dan dapat diterima oleh masyarakat, semoga dengan ini pandemi dapat diatasi dan PPKM di Kota Denpasar dapat diturunkan levelnya," ujarnya.

Sementara itu, Camat Denpasar Selatan I Wayan Budha mengatakan pelaksanaan tracing telah dilakukan oleh Kaling dan Kadus  yang saat ini telah didukung melalui formulir pendataan yang segera akan ditindaklanjuti.

"Harapan ke depan dari pendataan ini dapat mempercepat melaksanakan tugas-tugas di lapangan dengan keterlibatan Kadus dan Kaling sebagai tracer, TNI, Polri, dan Puskesmas untuk mengetahui kondisi di masyarakat hingga langkah penanganan yang dapat  dilaksanakan bersama," ujarnya.  (RS/OL-10)
 

BERITA TERKAIT