13 August 2021, 08:13 WIB

Penguasa Pura Mangkunegaran KGPAA Mangkunegoro IX Wafat


Widjajadi | Nusantara

dokumen Menursoekarno77
 dokumen Menursoekarno77
 KGPAA Mangkunegoro IX

PURA Mangkunegaran berduka. Jumat dinihari tadi (13/8) sekitar pukul 02.50 WIB, KGPAA Mangkunegoro IX wafat di rumah pribadi Jl Tirtayasa 11, Kebayoran, Jakarta Selatan karena gangguan penyakit jantung. Dua minggu sebelum meninggal, almarhum baru saja dinyatakan sembuh dari infeksi covid-19.

"Betul, beliau (almarhum) seda di rumah pribadi, Jakarta karena gangguan jantung," ungkap Pengageng Kawedanan Satrio Pura Mangkunegaran, Liliek Priarso kepada Media Indonesia, Jumat pagi.

Menurut Liliek, dua minggu sebelum wafat, almarhum sempat terpapar covid dan sudah dinyatakan sembuh. Namun kemudian, almarhum mengalami gangguan jantung dan sebelum dibawa ke RS Pertamina, keburu meninggal.

Jenazah pemilik nama asli Gusti Pangeran Harya (GPH) Sudjiwa Kusuma itu akan dibawa ke Solo pada hari ini juga, sekitar pukul 09.00, lewat jalur darat. Begitu sampai di Pura Mangkunegara, jenazah disemayamkan di Pendopo Ndalem Ageng.

"Karena sampai Solo diperkirakan Sabtu (14/8) sore, maka pemakaman dilakukan hari Minggu. Almarhum ini wafat persis seperti mendiang ayahnya (KGPAA Mangkunegoro X) yang kemudian dimakamkan juga hari Minggu," kata Liliek.

baca juga: Surakarta

Pengageng Pura Mangkunegaran ini lahir di Kota Solo pada 18 Agustus 1951. Almarhum yang naik tahta pada 1988 itu menikah dua kali. Pertama pada 1974 menikah dengan Sukmawati Soekarnoputri, tapi kemudian cerai usai dikaruniai dua putra, lalu menikah lagi dengan Prisca Marina Yogi Supardi, juga dikaruniai dua anak.

Dua anak dari Sukmawati adalah Gusti Pangeran Harya (GPH) Paundrakarna Sukmaputra Jiwanegara dan Gusti Raden Ayu (GRA) Putri Agung Suniwati. Sementara dari permaisuri Marina yang bergelar Gusti Kanjeng Putri (GKP) Mangkunegoro IX juga mendapatkan dua anak,  GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwa dan  GRA Ancillasura Sudjiwa. (N-1)

BERITA TERKAIT