05 August 2021, 17:05 WIB

Kapal Vaksinasi Apung Mulai Layani Warga Dusun di Pesisir Timur Jambi


Solmi | Nusantara

MI/Solmi
 MI/Solmi
Kapal Vaksinasi Apung

HAJI Sulaiman, 56 tahun, pemuka masyarakat Dusun Pangkal Babu, Desa Tungkal I, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjungjabung Barat, Provinsi Jambi, sepanjang Rabu (4/8), terlihat bersuka-cita.

Sebuah kapal kecil sejenis pompong berwarna merah putih bertuliskan Kapal Vaksinasi Apung di bagian lambung merapat ke dusunnya, sekitar pukul 09.00 WIB, Rabu (4/8).

Dikawal tiga kapal patroli Polairud Polda Jambi, kapal hasil karya yang diinisiasi Polres Tanjungjabung Barat bersama pemangku criminal justice sistem daerah setempat membawa tenaga medis dan berbagai fasilitas kesehatan untuk pelayanan vaksinasi covid-19 kepada warga Pangkal Babu.

Sulaiman, bapak lima anak dan tujuh cucu ini makin berbunga, dari anjungan kapal merah putih yang berlayar perdana itu tampak seorang petinggi daerah bersegaram polisi bergegas naik tangga. Dia adalah Kepala Polres Tanjungjabung Barat Ajun Komisaris Besar Guntur Saputro.

Setiba di atas dermaga, Guntur Saputro mengulurkan tangan, membantu satu-persatu dari 18 orang tenaga kesehatan menapaki tangga kayu dermaga yang bagian atasnya berupa sebuah pondok kayu sederhana.

"Alhamdulillah. Saya bersyukur, warga Pangkal Babu mendapatkan juga pelayanan vaksinasi covid-19. Informasi adanya program vaksinasi sudah lama sampai ke telinga kami. Namun apa daya, kami susah untuk keluar. Dusun kami belum bisa dijangkau kendaraan mobil. Kalau naik sepeda motor, sulit ditempuh apalagi hujan," ungkap Sulaiman.

Baca juga: Antisipasi Karhutla, Polri-TNI di Tanjungjabung Barat Bikin Embung

Sulaiman pun berterima kasih kepada jajaran Polres Tanjungjabung Barat. Pasalnya, selain mendapatkan vaksinasi, puluhan warga Pangkal Babu penerima vaksin diberi buah tangan berupa paket sembako.

Sementara itu, Kapolres Tanjungjabung Barat Guntur Saputro membeberkan kehadiran Kapal Vaksinasi Apung diharapkan mampu menjadi solusi jitu untuk mempermudah dan memperluas pelayanan vaksinasi covid-19 kepada masyarakat. Terutama kepada warga desa dan dusun terisolir yang sulit diakses melalui jalur darat. Diharapkan, keberadaan kapal vaksinasi apung mampu mempercepat capaian target vaksinasi kepada sekitar 300 ribu warga di Tanjungjabung Barat.

"Kita berharap keberadaan kapal vaksinasi apung ini bisa membantu percepatan sukses pencapaian target vaksinasi covid-19. Bodinya yang relatif kecil menggunakan mesin sekitar 40 PK, kapal ini bisa bergerak lincah menyusuri dusun-dusun terisilor di puluhan parit (anak sungai). Sukses vaksinasi covid-9 merata dan berkeadilan," kata Guntur.

Terkait Kapal Vaksinasi Apung yang berlayar perdana memberikan pelayanan vaksinasi ke daerah terpencil, merupakan kapal rampasan negara dari kasus kejahatan penyelundupan baby lobster (benur) yang pernah diungkapnya beberapa waktu lalu.

Legalitasnya sudah terjamin melalui hasil koordinasi institusi ciminal justice sistem, yakni Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri dan Polres Tanjungjabung Barat. Memiliki kepastian hukum, keadilan dan kemanfaatan. Kapal rampasan negara yang dulunya sebagai alat pengangkut barang selundupan, Rabu (4/8), resmi diluncurkan Wakil Bupati Tanjungjabung Barat Hairan menjadi armada pelayanan kesehatan
masyarakat daerah pesisir timur Jambi.(OL-5)
 

BERITA TERKAIT