30 July 2021, 21:40 WIB

Menteri Pertanian Dorong Pemkot Surakarta Maksimalkan Pengolahan Sisa Lahan


Widjajadi | Nusantara

MI/WIDJAJADI
 MI/WIDJAJADI
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpor menyerahkan bantuan alsintan kepada Wali Kota Gibran Rakabuming Raka 


MENTERI Pertanian Syahrul Yasin Limpo mendorong Pemerintah Kota Surakarta, Jawa Tengah, memaksimalkan lahan tersisa yang dapat diolah menjadi lahan pertanian, untuk mewujudkan ketahanan pangan.

Jumat (30/7), ia menemui Wali Kota Gibran Rakabuming Raka di Balai Kota Surakarta. Terkait lahan tersia di pinggiran kota, Syahrul berjanji memberikan bantuan alsintan.

"Di masa pandemi covid-19 ini, Presiden Joko Widodo memerintahkan jajaran Kementerian Pertanian untuk  turun ke lapangan demi akselerasi ekonomi dan sosial," ujar mantan Gubernur Sulawesi Selatan itu.

Ia menambahkana Proses akselerasi ekonomi dan sosial di Tanah Air termasuk Kota Solo harus ditindaklanjuti. "Terkait pandemi, Presiden  meminta kami harus ada di lapangan untuk bisa bersama-sama dengan masyarakat memastikan produksi pertanian terus berjalan, khususnya ketersediaan pangan."

Syahrul mengatakan, kedatangannya menemui Wali Kota Gibran adalah untuk membahas konsep dan praktik bertani di lahan sempit perkotaan atau urban farming untuk membantu ketersedian bahan pangan secara mandiri.

"Oleh karena itu, kita sediakan bantuan power trasher, alat membuat lahan bedengan. Mari kita coba bertani di perkotaan dengan bantuan alat-alat tersebut. Bertani tidak harus di lahan yang besar. Di ruangan pun bisa," pungkas dia.

Walikota Gibran menyampaikan pihaknya menggulirkan konsep pertanian jamu-jamuan, obat-obatan dan tanaman untuk kosmetik. "Bersinergi dengan Kementrian Pertanian, Pemerintah Kota Surakarta akan mengembangkan konsep bertani di kampung perkotaan." (N-2)

 

BERITA TERKAIT