29 July 2021, 11:50 WIB

Pemkab Pangandaran Klaim Mampu Kendalikan Covid saat PPKM


Adi Kristiadi | Nusantara

MI/Adi Kristiadi
 MI/Adi Kristiadi
Alun alun Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat

DINAS Kesehatan Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menyebutkan selama pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) kasus Covid-19 dapat dikendalikan. Kini, pihaknya menggalakkan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Penurunan kasus yang terjadi di Kabupaten Pangandaran selama ini terkendali. Tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) rumah sakit untuk pasien Covid-19 menurun hanya sekitar 40 persen terisi dari total 110 tempat tidur yang tersedia," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, Yani Achmad Marzuki, Kamis (29/7).

Yani mengakui, selama pelaksanaan PPKM darurat penambahan kasus Covid-19 di wilayahnya melandai. Saat ini Satgas Penanganan Covid-19 terus berupaya menegakkan aturan dan melakukan pengawasan terhadap masyarakat supaya mereka memakai masker dan disiplin prokes.

Sementara, Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten  Pangandaran, Suheryana mengatakan, memang kasus penambahan Covid menurun tetapi masyarakat harus tetap waspada. Disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan agar warga bisa kembali berjalan normal.

"Kami mengajak masyarakat di Pangandaran untuk menyukseskan program vaksinasi Covid-19. Langkah tersebut dilakukannya merupakan salah satu upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 semakin meluas. Masyarakat tidak perlu lagi ragu untuk mengikuti vaksinasi dan jangan percaya hoaks yang belum tentu benar," ujarnya.

Dari data Dinkes Pangandaran hingga Rabu (28/7), total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 5.102 kasus di antaranya 4.617 orang dinyatakan sembuh dan 169 orang meninggal. (OL-13)

Baca Juga: DPRD Sulsel Full Kerja dari Rumah sesuai PPKM Level 4

BERITA TERKAIT