23 July 2021, 08:00 WIB

Pemkab Sikka Izinkan Lagi UKM Buka Sampai pukul 11 Malam


Gabriel Langga | Nusantara

MI/Gabriel Langga
 MI/Gabriel Langga
Bupati Sikka Fransiskus Roberto 

PEMERINTAH Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur kembali memperpanjang masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro sejak tanggal 21 sampai dengan 25 Juli 2021. Meski demikian Bupati Sikka Fransiskus Roberto mengizinkan pelaku usaha kecil menengah untuk  membuka usahanya sampai dengan jam 11 malam atau 23.00 wita dengan tetap menerapkan
protokol kesehatan yang ketat.

"PPKM skala mikro kita perpanjang lagi sampai tanggal 25 Juli 2021. Karena di Sikka masuk level satu atau status ringan. Berarti ada pelonggaran. Jadi mulai malam ini, pelaku usaha UMKM boleh melakukan aktivitas penjualannya sampai dengan pukul 23.00 WITA atau pukul 11 malam. Tetapi harus diingat wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat," pesan Bupati Sikka, Jumat (23/7).

Selain usaha diizinkan boleh beroperasi sampai pukul 23.00 wita, Pemkab Sikka juga memberikan kelonggaran bagi para pelaku perjalanan dari luar Sikka. Yakni dengan memperpanjang hasil surat rapid test antigen selama lima hari.

"Kan kemarin, hasil surat rapid test berlaku hanya satu hari saja. Tetapi  sekarang kita berikan kelonggaran dengan memperpanjang hasil surat rapid test bagi pelaku perjalanan yang masuk di Sikka dengan masa berlaku sampai lima hari," papar Bupati Sikka

Dikatakannya, PPKM skala mikro ini pemberlakukan sampai dengan 25 Juli 2021, namun apabila kedepannya kasus covid-19 di Kabupaten Sikka sudah menurun maka kita akan cabut dan masyarakat bisa melakukan aktivitas seperti normalnya.

"Kalau sudah tidak ada kasus kita akan cabut PPKM ini. Kita pun sistem gas rem," ujar dia.

Terkait peningkatan kasus covid-19 di Kabupaten Sikka, Bupati Sikka yang biasa disapa akrab Robby Idong ini pun berpesan kepada masyarakatnya bahwa virus covid-19 ini benar-benar ada. Hal ini dibuktikan dengan ada warga Sikka yang meninggal terkonfirmasi positif covid-19.

"Saya ingatkan kepada warga, virus covid-19 ini sedang menyebar hingga kita di Sikka sudah ada transmisi lokal yang mencapai 92 persen. Artinya kasus covid-19 yang terjadi di Sikka sudah transmisi lokal sehingga virus ini sudah ada di tengah masyarakat," jelas dia

Untuk itu, ia meminta warganya tetap mematuhi protokol kesehatan dalam melakukan aktivitas apapun dalam rangka mencegah penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Sikka. Sekedar diketahui berdasarkan data Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka, Kamis (22/7) jumlah yang terkonfirmasi ada 3.554 orang. Dalam perawatan 652, sembuh 2.841 dan meninggal 61 orang. (OL-13)

Baca Juga: Kejati Tambah Tiga Tersangka Kasus Korupsi Bank Jogja

 

BERITA TERKAIT