02 July 2021, 08:00 WIB

Prajurit TNI Latih PBB Anak Papua di Perbatasan


Muhamad Fauzi | Nusantara

dok.HO-Pendam XVII/Cenderawasih
 dok.HO-Pendam XVII/Cenderawasih
Prajurit TNI melatih anak-anak Papua di perbatasan tentang peraturan baris berbaris (PBB) untuk melatih disiplin dan menumbuhka patriotisme.

PRAJURIT TNI Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista melatih anak orang asli Papua belajar peraturan baris berbaris (PBB). Latihan ini untuk menanamkan disiplin dan jiwa nasionalisme siswa di Kampung Kutdol, Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, wilayah perbatasan RI-Papua Nugini (PNG)

Komandan Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Letkol Inf Ade Pribadi Siiregar dalam keterangan, Jumat (2/7), mengungkapkan kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk meningkatkan rasa patriotisme generasi penerus bangsa di Papua.

Kegiatan latihan PBB, lanjut dia,, untuk menopang kegiatan rutin upacara bendera di sekolah yang merupakan salah satu cara menyadarkan pelajar akan pentingnya Bhinneka Tunggal Ika sejak dini dan mengenang kembali perjuangan para pahlawan mempertahankan kemerdekaan NKRI.

“Melalui latihan PBBi diharapkan anak-anak mampu mempraktikan di sekolah untuk menopang kegiatan rutinitas di sekolah upacara Bendera Merah Putih dan menumbuhkan budi pekerti karakter bangsa kepada anak-anak usia sekolah,” ungkap Dansatgas.

Di tempat terpisah, Sertu Faisal Kurnia R mengatakan latihan meliputi cara berkumpul dan membentuk barisan, gerakan PBB di tempat, gerakan PBB berpindah tempat, dan cara penghormatan.

Kemudian petugas yang ditunjuk sebagai danru (komandan regu) barisan dilatih lebih khusus dan lekstra sehingga dapat memberikan pola latihan dengan metode dipimpin dan memimpin.

Faisal mengharapkan latihan PBB nantinya dapat mendukung pelaksanaan pengibaran bendera yang merupakan kegiatan inti upacara rutin yang dilaksanakan di sekolahan sehingga dapat berjalan dengan baik.

“Latihan baris berbaris yang dilaksanakan untuk mendukung kegiatan pengibaran Bendera Merah Putih di sekolah. Kegiatan ini untuk membentuk kedisiplinan dan menumbuhkan karakter gotong royong dan kebersamaan para pelajar,” kata Faisal.

Ia berharap para pelajar mampu meneladani jiwa patriotisme para pejuang yang nantinya akan berdampak pada tumbuhnya kecintaan terhadap NKRI. (Ant/OL-13)

Baca Juga: Urus SIM di Polres Klaten Dapat Vaksinasi Covid-19 Gratis

BERITA TERKAIT