01 July 2021, 16:50 WIB

Pencanangan Kampus II Uncen Bagian dari Percepatan Pembangunan Papua


Mediaindonesia.com | Nusantara

Dok.Pemkab Kepulauan Yapen
 Dok.Pemkab Kepulauan Yapen
Bupati Kepulauan Yapen Tonny Tesar meninjau lokasi kampus Universitas Cenderawasih (Uncen) II Serui yang terletak di Distrik Yawakukat.

STAF Khusus Presiden RI, Billy Mambrasar ST. BSc, MBA mengapresiasi pencanangan pembangunan kampus II Universitas Cendrawasih oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua, Toni Tesar di Kabupaten Kepulauan Yapen, Serui, Provinsi Papua pada 29 Juni lalu. Menurut dia, kegiatan itu merupakan bagian dari percepatan pembangunan Papua pada umumnya dan Teluk Cendrawasih pada khususnya.

“Saya mengapresiasi langkah cerdas Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen, sebagai bagian dari percepatan pembangunan Teluk Cenderawasih, yang potensi utamanya adalah kelautan dan perikanan. Bapak Toni Tesar mengambil inisiatif untuk mendorong cikal bakal pembangunan Kampus ini,” ujar staf Khusus Presiden asal Papua itu, Kamis (1/7).

Baca juga: Ikon Asli Papua untuk Indonesia

Seperti diberitakan, pada 2020 silam, Presiden Joko Widodo meluncurkan Instruksi Presiden (INPRES) No. 20 tahun 2020, yang berisi arahan untuk percepatan pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat. Inpres itu kemudian oleh Bappenas, didetailkan menjadi rencana aksi Pembangunan di kedua provinsi paling timur Indonesia tersebut.

“Seperti kita ketahui bahwa Presiden Jokowi fokus dalam membangun Papua. Komitmennya tidak berhenti. Rasa cinta Jokowi tetap dan tidak berubah untuk Papua. Khususnya di periode kedua ini. Pesan presiden adalah fokus kepada percepatan pembangunan manusia, khususnya orang asli Papua. Hal itu tertuang  dalam Inpres No. 9 tahun 2020, dan salah satunya adalah mendorong sektor maritim di wilayah Teluk Cenderawasih,” ujarnya.

Selain menghadiri pencanangan kampus II Uncen, Billy Mambrasar bersama dengan Wakil Bupati Yapen, Frans Sanadi juga mengunjungi wilayah pertanian rumput laut di Kampung Sarawandori, dan juga pembangunan pabrik pengolahan ikan untuk keperluan ekspor di Kampung Kabuaena. Kedua Proyek ini menunjukkan keseriusan Pemkab Kepulauan Yapen untuk sektor kelautan dan perikanan.

Selain itu, ia juga memfasilitasi rapat dengan beberapa organisasi Internasional, seperti Yayasan Inisiatif Dagang Hijau untuk memfasilitasi pembelian hasil panen rumput laut, serta rapat terbatas dengan WWF untuk mengoperasikan kapal edukasi bahari: Gorano Bintang, sekaligus untuk mempromosikan Kabupaten Kepulauan Yapen, dan Wilayah Teluk Cenderawasih di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Kedatangan Billy itu merupakan bagian dari Papua Pintar, termasuk percepatan pembangunan SDM Papua, dan Papua Hijau, termasuk pembangunan sektor ekonomi biru (berbasis kelautan dan perikanan) dan ekonomi hijau (berbasis perlindungan ekosistem darat). (Ant/A-1)

 

BERITA TERKAIT