27 June 2021, 07:05 WIB

Antusiasme Warga Buleleng untuk Divaksinasi Covid Tinggi


Arnoldus Dhae | Nusantara

MI/Arnoldus D
 MI/Arnoldus D
Forkopimda Kabupaten Buleleng, Bali menggelar vaksinasi massal mulai Sabtu (26/6)

UPAYA Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng dalam menuntaskan target vaksinasi terus dilakukan. Berbagai skema pun telah dilakukan untuk percepatan pencapaian tagert 70%. Kali ini dalam rangka HUT Bayangkara ke-75, Pemkab Buleleng mendukung penuh giat Serbuan Vaksinasi Nasional TNI-Polri yang berlangsung di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Sabtu, (26/6).

Terpantau dalam pelaksanaan vaksinasi massal mulai pukul. 08.00 Wita, ratusan masyarakat Buleleng sudah memadati areal Gedung Gde Manik. Hal ini menjadi bukti luar biasanya antusias masyarakat dalam mendukung program pemerintah mencapai target vaksinasi tuntas 70% di Kabupaten Buleleng.

Dari data Satgas Penanganan Covid-19, hingga siang ini sudah 1.500 orang yang terdaftar dan proses vaksinasi baru berlangsung ke angka antrian 936. Terkait itu, Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana yang hadir dalam vaksinasi massal itu menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang begitu luar biasa.

"Kendati pun capaian target vaksinasi di Buleleng baru di angkat 40% an, saya yakin dalam waktu dekat target 70% itu akan tercapai," ungkap Agus Suradnyana yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng.

Senada dengan Bupati Buleleng atas antusiasme warga yang ikut vaksin, Camat Buleleng Nyoman Riang Pustaka mengatakan, sudah beberapa hari lalu jajarannya mengarahkan kepada Lurah dan Perbekel di wilayahnya masing-masing untuk menghimbau, mengajak masyarakat untuk ikut gebyar vaksinasi.

"Seluruh Kepala Lingkungan (kaling) dibantu Babinsa dan Babinkamtibnas terus menghimbau terkait gebyar vaksinasi hari ini," terangnya.

Selain itu, Camat Riang Pustaka menambahkan secara serentak setiap tempat strategis diwilayah masing-masing dipasang baliho maupun spanduk Perpres No. 14 Tahun 2021 tentang pengadaan dan pelaksanaan vaksinasi.

"Kita meyakini dengan baliho yang dipasang dibanyak tempat dan semakin banyak orang membaca. Dengan beberapa sanksi yang disampaikan dalam Perpres tersebut, semakin banyak antusias warga mengikuti vaksin. Perpres itu sanksinya erat sekali dengan pelayanan administrasi dan bantuan sosial
masyarakat," jelas mantan Camat Seririt ini.

Ditambahkan oleh Riang Pustaka, selain gebyar vaksinasi, untuk mengejar target 70% masyarakat tervaksin, puskesmas diwilayahnya juga sudah melakukan vaksinasi dengan penjadwalan di desa-desa dan kelurahan. "Bahkan Puskesmas Buleleng I setiap sore menyasar target kelurahan yang capain vaksinasinya kurang, seperti di lingkungan Taman Sari, Kelurahan Kampung Baru sejak 2 hari lalu," tutupnya. (OL-13)

Baca Juga: Info Status Covid-19 Indonesia High Risk dari WHO, Hoaks

 

BERITA TERKAIT