25 June 2021, 09:58 WIB

Lagi, KKB Menembak Tukang Bangunan di Papua


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Nusantara

Ist
 Ist
 Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

SEAKAN tak jera, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali menembak dan menyandera warga sipil yang merupakan tukang bangunan di wilayah Kampung Bingky, Kabupaten Yahukimo, Papua pada Kamis (24/6).

Atas peristiwa itu, tiga orang meninggal dunia sementara dua lainnya luka-luka. KKB juga diduga menyandera empat orang lainnya.

"Pada hari Kamis tanggal 24 Juni 2021 pukul 11.05 WIT, bertempat di Kampung Bingky, Kabupaten Yahukimo telah terjadi kasus penembakan dan penyanderaan terhadap warga sipil yang dilakukan oleh KKB," tutur Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal, Jumat (25/6).

Ahmad menuturkan korban warga sipil yang meninggal dunia itu bernama Suardi, Sudarto, dan Idin. Hingga saati ini ketiganya masih dilakukan proses identifikasi lebih lanjut.

Kemudian, dua kroban yang luka diduga akibat perbuatan KKB ialah Saiful (47), warga Yahukimo. Saiful  terkena luka serpihan mobil dan Obaja Nang (35) yang tertembak pada bagian paha.

Sementara itu, kepolisian juga masih melakukan penelusuran terhadap empat orang yang diduga disandera oleh KKB dalam insiden tersebut.

"Keterangan saksi atas nama DK mengatakan Karyawan PT-Sinama melakukan aktivitas setiap hari dalam hal ini pembangunan proyek jembatan kali kuk Kampung Samboga, Distrik Serada, Kabupaten Yahukimo," terangnya.

Adapun kronologinya, serangan diduga terjadi saat korban yang tengah mengangkut material menggunakan kendaraan roda empat tiba-tiba diadang oleh 30 orang yang menggunakan berbagai senjata.

Senjata tajam, seperti parang, samurai kata Ahmad, hingga senjata api laras panjang dibawa oleh kelompok seperatis yang kini dicap sebagai teroris itu.

Tanpa tedeng aling-aling, mobil pun ditembaki secara btutal oleh kelompok yang diduga KKB itu.

"Setelah menerima laporan, kami melakukan penyelidikan dan penyidikan. Sudah kami datangi TKP dan evakuasi korban, serta meminta keterangan saksi-saksi," paparnya.

Kini, lanjut Ahmad, pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap KKB. Dirinya pun menduga kuat bahwa pelaku ialah KKB pimpinan Tendius Gwijangge alias Tendinus Murib. (Ykb/OL-09)

BERITA TERKAIT