17 June 2021, 11:27 WIB

Klaster Keluarga dan Perkantoran Muncul di Kendal


Akhmad Safuan | Nusantara

Ilustrasi
 Ilustrasi
covid-19

KASUS covid-19 di Kabupaten Kendal merangkak naik, klaster keluarga dan perkantoran kembali muncul. Hingga kini, sebanyak 680 warga telah terpapar korona dengan 25 orang di antaranya berasal pegawai di Kantor Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kendal.

Rumah sakit di wilayah tersebut pun mulai penuh dengan tingkat keterisian pasien mencapai lebih dari 90% sehingga Pemkab Kendal mulai menyiapkan rumah sakit darurat untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan korona.

Munculnya klaster keluarga dan perkantoran di Kendal menjadi pemicu meningkatnya kasus covid-19 di daerah ini. Hal ini berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal hingga saat ini jumlah warga terkonfirmasi virus korona mencapai 680 orang yakni 139 orang dirawat di beberapa rumah sakit dan 541 orang jalani isolasi mandiri.

Klaster keluarga yang capai puluhan telah mengakibatkan ratusan orang terpapar covid-19, kini yang terbaru muncul klaster perkantoran yakni 25 pegawai di Kantor Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kendal positif covid-19 hingga harus jalani isolasi dan pelayanan di kantor tersebut hanya berjalan 10% karena sebagian pegawai bekerja dari rumah.

"Meskipun ada puluhan pegawai terkonfirmasi covid-19, namun masih ada 10% tetap piket yakni satu orang per bidang untuk memberikan pelayanan kepada warga," kata Kepala Bakeuda Kendal Agus Dwi Lestari.

Jumlah pegawai di kantor ini yang positif terpapar covid-19, lanjut Agus Dwi Lestari, sebanyak 25 orang dari 80 pegawai yang ada terdiri dari 18 orang adalah aparat sipil negara (ASN) dan sisanya pegawai honorer.

"Pegawai piket yang tetap ke kantor adalah mereka yang betul-betul sehat dan negatif covid-19," imbuhnya.

Baca juga: Puluhan Nakes RSUD dr Soewondo Kendal Terpapar Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendal Ferinando Rad Bonay mengatakan munculnya klaster covid-19 di Kantor Bakeuda Kendal diduga terjadi dari penularan klaster keluarga yakni ada satu pegawai yang keluarganya terkonfirmasi positif covid-19 kemudian menulari empat rekan kerjanya.

Setelah diketahui beberapa pegawai terpapar covid-19, lanjut Ferinando, tenaga kesehatan puskesmas setempat melakukan tracing dan swab ke 80 orang pegawai di kantor tersebut, hasilnya ditemukan 25 orang yang positif terpapar korona berada di semua bidang di kantor tersebut.(OL-5)

BERITA TERKAIT