17 May 2021, 07:31 WIB

Kasus Naik Satgas Covid-19 Klaten Ingatkan Prokes Jangan Kendor


Djoko Sardjono | Nusantara

Antara
 Antara
Penerapan protokol kesehatan (prokes) tidak boleh kendor, sebab pandemi covid-19 belum berakhir.

KASUS covid-19 di Klaten, Jawa Tengah, meningkat pascaHari Raya Idul Fitri 1442 H. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan, bahwa Minggu (16/5) kasus positif baru bertambah 39 orang dan 33 pasien sembuh serta 7 meninggal.

Sementara itu, dengan penambahan 39 kasus terkonfirmasi positif baru, akumulasi kasus positif hingga kini mencapai 8.305 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 7.412 orang dinyatakan sembuh, 544 meninggal dunia, dan 349 menjalani perawatan di rumah sakit/isolasi mandiri.

Menurut Koordinator Penanganan Kesehatan Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Klaten, Cahyono Widodo, dari penambahan 39 kasus positif baru, 13 orang di antaranya merupakan kontak erat, 5 dimungkinkan tertular di luar daerah, dan 21 orang lainnya terpapar di Klaten.

Di sisi lain, pasien positif yang dinyatakan sudah sembuh sebanyak 33 orang itu, sebelumnya menjalani perawatan intensif di rumah sakit/isolasi mandiri di bawah pengawasan tim medis. Pasien sembuh itu dari 11 kecamatan. Terbanyak Kecamatan Prambanan, yakni 8 orang.

"Sekalipun dinyatakan sudah sembuh, mereka tetap diharuskan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah minimal selama tujuh hari. Dengan begitu, pasien positif yang baru sembuh dari menjalani perawatan itu diharapkan bisa benar-benar sehat," kata Cahyono, kemarin.

Kemudian, tujuh orang yang dilaporkan meninggal dunia adalah warga asal Kecamatan Ceper (3), Jogonalan (1), Karanganom (1), Trucuk (1), dan Prambanan (1). Dari tujuh yang meninggal dunia itu, enam terkonfirmasi positif covid-19 dan satu pasien yang tengah dirawat.

"Untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19, kami mengingatkan masyarakat agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan. Memakai masker, jaga jarak, kurangi mobilitas, hindari kerumunan, dan mencuci tangan pakai sabun di air mengalir," pungkasnya, (OL-13)

Baca Juga: Serangan Israel Hancurkan Gedung Media, Netanyahu Bela Diri

BERITA TERKAIT