16 May 2021, 08:10 WIB

Persebaran Covid-19 di Klaten Belum Terkendali


Djoko Sardjono | Nusantara

MI/Djoko Sardjono
 MI/Djoko Sardjono
Pesebaran covid di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah belum terkendali.

SATUAN Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Sabtu (15/5), melaporkan kasus positif bertambah lagi 33 orang. Namun, ada 39 pasien positif sembuh, dan dua orang meninggal dunia.

Sementara itu, akumulasi kasus positif covid-19 berjumlah 8.266 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 7.379 orang sembuh, 537 meninggal dunia, dan 350 orang menjalani perawatan intensif di rumah sakit/isolasi mandiri.

Koordinator Penanganan Kesehatan Satuan Tugas Covid-19, Cahyono Widodo, mengungkapkan dari penambahan 33 kasus terkonfirmasi positif, 21 orang kontak erat, 1 tertular saat di luar daerah, dan 11 terpapar di Klaten.

"Penambahan kasus terkonfirmasi positif covid-19 berasal dari Kecamatan Delanggu (1), Jogonalan (8), Klaten Selatan (1), Klaten Tengah (1), Klaten Utara (1), Prambanan (18), dan Karangdowo (2)," jelas Cahyono, kemarin.

Di sisi lain, sebanyak 39 orang pasien yang dinyatakan sembuh, yakni warga asal 12 wilayah kecamatan di Klaten. Mereka sebelumnya menjalani perawatan intensif di rumah sakit dan isolasi mandiri dengan pengawasan tim medis.

Sekalipun dinyatakan sudah sembuh, lanjut Cahyono, mereka tetap diharuskan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah minimal selama tujuh hari. Harapannya, pasien yang baru sembuh setelah dirawat itu bisa benar-benar sehat.

Kemudian, dua orang yang meninggal dunia, satu dilaporkan terkonfirmasi positif, yakni WA, 90, warga Kecamatan Wonosari. Dan, satu orang lainnya, W, 61, asal Kecamatan Ceper, yang meninggal saat menjalani perawatan.

Kasus covid-19 di Klaten belum mereda. Karena itu, Cahyono mengimbau masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan. Memakai masker, cuci tangan pakai sabun, jaga jarak, kurangi mobilitas, dan hindari kerumunan. (OL-13)

Baca Juga: Ini Alasan KPK Menonaktifan 75 Pegawainya

 

BERITA TERKAIT