10 May 2021, 06:48 WIB

APBD Temanggung Terserap 25,5 Persen


Tosiani | Nusantara

Ilustrasi
 Ilustrasi
APBD

ANGGARAN Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Temanggung, Jawa Tengah, hingga kini sudah terserap 25,5%. Angka tersebut dinilai telah sesuai dengan target penyerapan anggaran pada bulan kelima tahun 2021.

Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Temanggung Tri Winarno mengatakan data penyerapan anggaran per 30 April telah mencapai 22%. Namun pada Mei awal ini, serapan anggaran sudah mencapai 25,5%.

"Kita sudah 22% penyerapan sampai 30 April. Kalau sampai posisi hari ini sekitar 25,5%," kata Tri Winarno melalui pesan telegram, Senin (10/5).

Serapan 25,5% anggaran itu telah digunakan untuk berbagai keperluan rutin antara lain belanja rutin pegawai, transfer ke desa, barang jasa serta sebagai dana hibah. Penggunaan anggaran tersebut belum melibatkan pihak ketiga karena sebagian masih proses lelang dan lainnya masih persiapan pekerjaan. Serapan itu sudah sesuai target penganggaran.

"Sudah sesuai target karena untuk kegiatan yang sifatnya rutin, belum banyak melibatkan pihak ketiga. Sampai dengan saat ini masih dalam proses lelang atau persiapan pekerjaan bagi yang sudah lelang," ujarnya.

Baca juga:  Harga Terkendali Pemda Temanggung Belum Perlu Pasar Murah

Pada 2021 ini, estimasi belanja daerah Temanggung sebesar Rp1,91 triliun terdiri dari belanja operasi sebesar Rp1,3 triliun dan belanja modal sebesar Rp187,4 miliar, belanja tidak terduga Rp10 miliar, dan belanja transfer Rp404,3 miliar. Dengan memperhatikan rencana pendapatan dan belanja daerah tersebut, maka terdapat defisit anggaran sekitar Rp63,4 miliar.

"Kalau untuk tahun 2020 lalu serapan anggaran selama satu tahun mencapai 94%. Kebanyakan untuk upaya penanganan covid-19," imbuhnya.

Kepala Bagian (Kabag) Pembangunan Sekretariat Daerah Temanggung Harnani Imtikhandari menambahkan dari 22 paket pengerjaan infrastruktur yang sudah diluncurkan, sembilan diantaranya sudah berprogres. Serta beberapa paket proyek masih dalam proses lelang.

"Sembilan paket besar yang kemarin diluncurkan sudah berprogres, rata-rata progres 10%. Ada beberapa yang sudah selesai lelang," kata Harnani.(OL-5)

BERITA TERKAIT