28 April 2021, 10:30 WIB

Tol Layang Pettarani Berlakukan Penyesuaian Tarif


Lina Herlina | Nusantara

MI/Lina Herlina
 MI/Lina Herlina
Tol Layang AP Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan

TOL Layang AP Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan telah beroperasi sejak 18 Maret lalu, dan untuk perdana dilintasi Presiden RI Joko Widodo saat itu. Setelah beroperasi lebih sebulan, pihak Jalan Tol Ujung Pandang Seksi 1, 2, dan 3 akan melakukan penyesuaian tarif baru.

Hal itu diungkapkan Direktur Utama PT Makassar Metro Network Anwar Toha. "Iya, akan ada penyesuaian tarif baru, kami masih menunggu SK dari Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR). Sudah berproses di sana. Mungkin sekitar satu atau dua hari ke depan," ungkapnya, Rabu (28/4).

Karenanya, sosialisasi penyesuaian tarif baru tersebut terus dilakukan. "Penyesuaian tarif tol juga diberlakukan untuk pengembalian investasi, pemeliharaan dan perawatan jalan, pengembangan teknologi dalam rangka memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM), dan mendukung kegiatan operasional," sebut Anwar.

Penyesuaian tarif akan berlaku di lima gerbang tol yang ada di Kota Makassar, yaitu Gerbang Tol Cambaya, Gerbang Tol Kalukubodoa, Gerbang Tol Parangloe, Gerbang Tol Ramp Parangloe, Gerbang Tol Tallo Timur.

"Tol Layang AP Pettarani kan merupakan perpanjangan dari Jalan Tol Seksi 1 dan 2, sehingga tidak ada penambahan gerbang tol baru Jadi, jumlah gerbang tol masih sama. Tidak ada penambahan gerbang atau gardu," jelas Anwar.

baca juga: Jalan tol

"Setelah SK Menteri PUPR keluar, penyesuaian tarif baru tersebut paling lambat dilakukan satu minggu setelah penerimaan SK. Harapannya, masyarakat bisa menyambut baik penyesuaian tarif baru. Apalagi, selama ini sosialisasi sudah dilakukan," sambung Anwar.

Anwar menegaskan, jika semua tarif tol yang dibayarkan pengendara, secara tidak langsung juga ikut berpartisipasi dalam membangun dan memajukan infrastruktur nasional. Terlebih sejak dioperasikan, masyarakat secara gratis melintas. (OL-3)

VIDEO TERKAIT :

BERITA TERKAIT